.

Cara Dapatkan Pasangan Hidup Seperti Yang Diinginkan


Kita mungkin sering melihat atau memperhatikan orang-orang disekeliling kita yang secara materi sudah kelihatan sukses, maksudnya, kerjaan tetap, gaji, jabatan lumayan, ada yang sudah punya kendaraan pribadi, ada juga yang sudah punya apartement dan lain-lain. Tapi, ketika Kita tengok masalah relasinya, relasi disini lebih ditekankan pada hubungan lawan jenis, Dia masih sendiri, belum menikah, parah lagi belum ada calonnya (pacar – kalau yang pacaran dulu). Yah, memang itu adalah hak setiap orang untuk menjalani hidupnya masing-masing. Tapi, kita juga tidak tahu alasannya kenapa. Itu juga rahasia masing-masing, apakah mengejar karir dulu, belum berminat, belum ketemu jodohnya, belum ketemu orang yang sesuai spesifikasi misalnya atau apa saja banyak sekali.
Nah, bagi Anda yang masih bingung memilih atau mendapatkan jodoh, padahal Anda sendiri sudah ingin sekali bertemu calon pasangan hidup Anda yang ideal, Anda tidak perlu khawatir lagi. Saya katakan bahwa semua keputusan ada pada diri Anda, Anda yang menentukan pasangan hidup Anda yang ideal untuk Anda sendiri. Anda ingin yang seperti apa, semua tergantung keputusan anda mulai saat ini. Jadi intinya adalah, Putuskan Apa yang Anda inginkan sekarang, termasuk masalah pasangan hidup.
Masalah kecil, tetapi besar pengaruhnya.

Ketika Anda ditanya oleh teman, sahabat, rekan kerja atau siapa saja yang Anda ajak bicara tentang masalah teman/pasangan hidup, maka akan segera diketahui permasalahannya kenapa Anda mempunyai masalah dalam menemukan teman hidup yang ideal seperti yang Anda inginkan. Nah, salah satu nya adalah karena Anda sendiri masih bingung dalam menentukan pilihan Anda, Anda terlalu umum dalam menyebutkan sifat-sifat atau spesifikasi teman/pasangan hidup yang Anda inginkan. Kebanyakan orang hanya menyebutkan sifat-sifat yang secara umum dimiliki oleh kebanyakan orang misalnya Anda menginginkan yang setia, pintar, dewasa, se-iman, punya pekerjaan, cuma itu-itu saja.

Banyak usaha dilakukan, mulai dari ikutan chatting-chatting, kirim data pribadi (dengan nomor handphone) ke majalah, cari kenalan di internet (friendster, forum, atau lainnya), semua usaha ini syah-syah saja sebenarnya dan tidak masalah. Masalahnya adalah ketika Anda telah melakukan usaha ini semua, tetapi Anda masih belum menemukan pasangan hidup yang benar-benar ideal. Yah, walaupun tidak 100% seperti yang Anda inginkan, setidaknya 85% - 99,999% deh Anda akan mendapatkan pasangan yang sesuai dengan kriteria Anda sendiri jika sebelumnya Anda telah melakukan CARA yang akan Saya sharing berikut ini..

Baik, untuk itu Saya akan membantu Anda memecahkan masalah apa sebenarnya yang menghalangi Anda untuk bertemu dengan pasangan hidup Anda yang benar-benar Anda inginkan. Anda yang benar-benar menginginkan hal ini, Saya harap Anda bersedia melakukan beberapa latihan sederhana yang akan Saya jelaskan caranya sebagai berikut.

Latihan 1 – Mulailah membuat daftar yang spesifik

Pertama, konsentrasikan pikiran Anda untuk memikirkan orang yang memiliki sifat/kwalitas seperti yang sebenarnya Anda inginkan untuk dijadikan teman/pasangan hidup Anda? Persisnya, atau tepatnya seperti apa!? Anda jangan memikirkan hanya tentang 1 (satu) orang saja, tetapi lebih membayangkan kepada “sifat-sifat” yang spesifik yang dimiliki orang tersebut..

Ketika Anda melakukan latihan ini, Anda jangan memfokuskan atau membayangkan pada spesifikasi seseorang (satu orang) saja yang telah Anda kenal atau Anda ketahui tentangnya. Tetapi, Anda dapat membayangkan segi/aspek yang Anda sukai yang ada pada orang tertentu, baik pria ataupun wanita. Maksud Saya, Anda tidak boleh membayangkan diri Anda bersama satu orang si Fulan saja misalnya, karena –misalnya- dia itu tampan, kaya, baik, mapan, dan lain-lain. Yang boleh Anda lakukan adalah membayangkan sifat-sifat yang Anda kehendaki, yang ada pada siapapun, yang Anda ketahui tentang orang itu, contohnya begini, 

Anda boleh membayangkan sifat baik, tampan/cantik yang ada/dimiliki pada si A, terus Anda juga boleh membayangkan keadaan keluarga yang dimiliki oleh si B (misalnya keturunan orang baik, orang tua dan saudara-saudaranya baik-baik dan sukses), Anda juga boleh membayangkan tentang kecerdasan dan kepintaran yang dimiliki oleh si C, Anda juga boleh membayangkan tentang keadaan lingkungan rumah si D (misalnya Anda suka karena lingkungannya di daerah pegunungan, atau di pedesaan yang hijau, atau mungkin karena Dia tinggal di daerah dekat perkotaan, dan sebagainya), Anda juga boleh membayangkan ke 'aliman atau kesholehan yang ada di si E misalnya. Anda juga bisa membayangkan keadaan ekonomi keluarga si F (karena dia kaya, serba kecukupan). Dan terus lagi semuanya, apa saja yang terlintas dalam pikiran Anda, tuliskan sekarang juga. Cara di atas sebenarnya hanya untuk mempermudah Kita menemukan bayangan Kita saja. Tanpa perlu membayangkan sifat-sifat pada tiap-tiap orang pun tidak apa-apa sebenarnya, asalkan Anda benar-benar mengetahui detail akan spesifikasi keinginan Anda itu. Berpikir tentang pasangan ideal yang Anda inginkan akan membantu Anda untuk mengenali karakter pasangan hidup Anda.

Setelah Anda yakin, dan Anda benar-benar menikmati semua keadaan/sifat itu, langsung saja Anda tambahkan sifat-sifat itu tadi (yang baru saja Anda pikirkan atau bayangkan tadi) pada daftar yang Anda buat. Jelas tidak? Duh, mudah-mudahan Anda ngerti maksud Saya yah…

Okay! kita lanjut pada latihan selanjutnya..

Latihan 2 – Buatlah Grafik

Untuk membuat grafiknya, gambarlah sebuah lingkaran kecil sebesar uang receh, atau mungkin lingkaran berdiameter 6 – 10 cm (uang receh Saya kira terlalu kecil, ya? pada sebuah kertas warna putih, dan tulislah "Pasangan Saya" di tengah-tengah lingkaran tersebut.
Selanjutnya, anda tarik atau gambar sebuah garis sepanjang beberapa centimeter (cm) memancar ke arah luar dari keliling luar lingkaran tersebut. (cara yang sama bisa Anda lakukan seperti menggambar sinar matahari -- di bawah Saya lampirkan contoh gambar untuk membantu Anda melakukan proses ini). Dan, pada setiap ujung garis, tuliskan sifat-sifat atau keadaan orang atau benda atau peristiwa yang baru saja Anda pikirkan / bayangkan tadi (pada Latihan #1). Agar lebih mudah, tuliskanlah secara spesifik lagi semua keadaan/peristiwa, materi/benda, sifat-sifat dari pasangan hidup yang Anda inginkan. Lebih spesifik dan banyak yang Anda tuliskan, maka akan lebih baik.

Nah, setelah semua selesai, luangkan waktu Anda dengan semangat untuk FOKUS pada gambar ini, gambar yang menggambarkan diri Anda, "Pasangan Saya". Untuk itu, simpanlah gambar tadi pada tempat yang mencolok, tempat yang mudah dilihat dengan jelas di rumah atau di kamar Anda –atau mungkin di ruangan kerja Anda- dan sekali lagi luangkan waktu Anda beberapa menit saja dalam setiap hari untuk fokus pada gambar itu. Bukan sekedar memandangi dan memikirkan tentang gambar itu belaka, tetapi, bawalah semua itu ke dalam kehidupan di dalam pikiran/bayangan Anda. Bersungguh-sungguh seolah Anda melihatnya dalam tiga dimensi, sungguh-sungguh merasakan kesenangannya, sungguh-sungguh merasakan kehidupan seperti yang Anda inginkan bersama pasangan hidup Anda, dari hari ke hari. Bayangkan peristiwa-peristiwa yang akan dijalani bersama. Bayangkan tentang liburan-liburan yang Anda inginkan bersama pasangan hidup Anda. Bayangkan kegiatan-kegiatan di pagi hari bersama pasangan hidup Anda. Bayangkan tentang aktivitas sehari-hari yang akan Anda jalani bersama pasangan hidup Anda. Seberapa seringkah Anda akan saling berbincang-bincang? Akankah Anda ikut serta dalam menjalankan bisnis atau sekedar sharing bisnis bersama pasangan hidup Anda? Bayangkan dan rasakan tentang rumah atau tempat tinggal yang Anda inginkan ketika menjalani hidup bersama pasangan Anda, anak dan keluarga Anda. Semuanya, bayangkanlah, rasakan, dan bawalah semuanya ke dalam imajinasi Anda. Maka dari itu seperti Saya tulis di atas, semakin spesifik Anda menuliskan keinginan Anda, maka akan semakin baik hasilnya.

Optimalkan Fungsi Otak Untuk Kecerdasan


Aspek emosional (EQ) atau kecerdasan antar pribadi merupakan kebutuhan vital manusia untuk membangun hubungan dengan orang lain, otak manusia membangun piranti khusus untuk kecerdasan ini. EQ juga merupakan serangkaian kecakapan untuk melapangkan jalan kehidupan yang penuh liku dan permasalahan sosial, karena pada aspek ini seseorang memiliki kemampuan “mendengarkan”  bisikan emosi, dan menjadikannya sebagai sumber informasi penting untuk memahami diri sendiri dan orang lain. Banyak peluang bisnis yang tidak bisa dilihat dengan mata kepala tetapi mampu melihat dengan mata hati untuk memenuhi kebutuhan dan menolong orang lain. Sikap-sikap kreatif, konsisten, berani mengambil keputusan dan memiliki tekad yang tangguh adalah bagian dari sikap pada aspek emosional (EQ).
Konon di Indonesia (umumnya), otak masih menjadi raksasa tidur yang belum banyak dikelola dan hanya sekitar 10% yang difungsikan oleh manusia, padahal otak merupakan bagian tubuh yang sangat penting bagi perkembangan hidup seseorang. Ilmu pengetahuan dan teknologi yang diciptakan manusia berasal dari olah pikir yang berpusat di otak. Masih banyak potensi yang dipunyai otak namun belum dikelola oleh manusia secara maksimal bagi perkembangan hidup. Otak benar-benar benda spektakuler yang menyediakan komponen anatomis untuk aspek rasional (IQ), emosional (EQ) dan spiritual (SQ). Artinya bahwa manusia secara kodrati telah dipersiapkan sedemikian rupa untuk merespons segala bentuk dan macam hal yang muncul dari ketiga komponen anatomis tersebut, berarti pula bahwa otak manusia menjadi kekuatan fisik bagi pengembangan diri secara keseluruhan.
Dalam kehidupan bermasyarakat, aspek rasional (IQ) menjadi momok bagi sejumlah kalangan, mulai dari kalangan pelajar, mahasiswa, pencari kerja swasta, pemerintahan bahkan bagi orang sukses sekalipun. Takaran IQ telah menghilangkan kesempatan berkembang dan mengakibatkan kerugian yang tidak kecil bagi mereka yang memiliki IQ rendah, tetapi memiliki kecerdasan lain yang dominan, padahal berdasarkan riset dinyatakan bahwa aspek rasional (IQ) hanya menyumbang 5 – 20 % bagi kesuksesan seseorang. Ukuran IQ memiliki kelemahan dalam membangun peluang nuansa emosional, seperti : empati, motivasi diri, pengendalian diri dan kerjasama social. Cukup banyak orang yang memiliki IQ di atas rata-rata, tetapi banyak pula diantara mereka yang tidak berhasil dalam membangun kehidupan pribadi maupun dalam pekerjaannya.
Aspek spiritual atau Kecerdasan Spritual (SQ) merupakan kecerdasan untuk menghadapi persoalan makna atau “nilai”, yaitu kecerdasan untuk menempatkan perilaku dan hidup dalam konteks makna yang lebih luas dan kaya, kecerdasan untuk menilai sebuah tindakan atau jalan hidup sesorang lebih bermakna dibandingkan dengan yang lainnya. Aspek spiritual atau kecerdasan spiritual dapat memfungsikan  aspek rasional dan emosional secara efektif bahkan aspek ini merupakan kecerdasan tertinggi. Ketulusan, integritas, tanpa pamrih, rendah hati, dan berorientasi pada kebajikan sosial adalah hal yang penting dalam kehidupan dan dapat memberikan kepuasan atas suksesnya seseorang. Aspek-aspek spiritual ini tidak hanya membuat seseorang sukses, tetapi juga bahagia.
Dari ketiga komponen anatomis yang membentuk fungsi rasional, emosional dan spiritual, membentuk konsep baru mengenai kecerdasan. Menurut Howard Gardner, dalam  teori Multiple Intelligences (kecerdasan majemuk) terdapat delapan kecerdasan yang dimiliki oleh  manusia yaitu linguistik, matematik, spasial, kinestetis, musik, antar pribadi, interpribadi dan kecerdasan naturalis. Kesemua potensi ini berbeda kadarnya pada setiap orang, contohnya : Eko Supriyanto (penari latar) dan Mike Tyson memiliki kecerdasan kinestetis; seorang politikus memiliki kecerdasan antarpribadi (people smart); Amin Rais memiliki kecerdasan linguistic; Theodore John Kaczynski dengan kecerdasan matematik; seorang Jalaluddin Rakhmat, memiliki 4 (empat) dari delapan  kecerdasan manusia yang tinggi, tetapi kecerdasan matematik dan spasialnya biasa-biasa saja.
Di Indonesia, pada umumnya kecerdasan manusia dibatasi pada dua kecerdasan saja yaitu matematik dan spasial, sehingga penghargaanpun masih ditujukan pada satu atau dua kecerdasan tersebut. Tapi bagaimana mengoptimalkan seluruh fungsi otak?, ahli syaraf Indonesia, Prof. Sidiarto Kusumoputro menemukan teknik pelatihan untuk mengoptimalkan otak, yaitu dengan pelatihan KISS ME, Neurobics, dan Brain Gym. KISS ME terdiri dari kreatifitas, imajinasi, sosialisasi, spiritual, musik dan emosi. KISS ME akan membangunkan benda spektakuler (otak) yang masih tidur.
(Referensi : Taufik Fasiak dalam Revolusi IQ/EQ/SQ; Ary Ginanjar Agustian dalam ESQ; Asianbrain.com dalam Otak; nursyifa.hypermart.net dalam Teknologi Otak Manusia; nuritaputranti.wordpress.com dalam Kecerdasan Majemuk).

Proses Pembentukan Karakter Anak


Suatu hari seorang anak laki-laki sedang memperhatikan sebuah kepompong, eh ternyata di dalamnya ada kupu-kupu yang sedang berjuang untuk melepaskan diri dari dalam kepompong. Kelihatannya begitu sulitnya, kemudian si anak laki-laki tersebut merasa kasihan pada kupu-kupu itu dan berpikir cara untuk membantu si kupu-kupu agar bisa keluar dengan mudah. Akhirnya si anak laki-laki tadi menemukan ide dan segera mengambil gunting dan membantu memotong kepompong agar kupu-kupu bisa segera keluar dr sana. Alangkah senang dan leganya si anak laki laki tersebut.Tetapi apa yang terjadi? Si kupu-kupu memang bisa keluar dari sana. Tetapi kupu-kupu tersebut tidak dapat terbang, hanya dapat merayap. Apa sebabnya?
 
Ternyata bagi seekor kupu-kupu yang sedang berjuang dari kepompongnya tersebut, yang mana pada saat dia mengerahkan seluruh tenaganya, ada suatu cairan didalam tubuhnya yang mengalir dengan kuat ke seluruh tubuhnya yang membuat sayapnya bisa mengembang sehingga ia dapat terbang, tetapi karena tidak ada lagi perjuangan tersebut maka sayapnya tidak dapat mengembang sehingga jadilah ia seekor kupu-kupu yang hanya dapat merayap.
 
 
Itulah potret singkat tentang pembentukan karakter, akan terasa jelas dengan memahami contoh kupu-kupu tersebut. Seringkali orangtua dan guru, lupa akan hal ini. Bisa saja mereka tidak mau repot, atau kasihan pada anak. Kadangkala Good Intention atau niat baik kita belum tentu menghasilkan sesuatu yang baik. Sama seperti pada saat kita mengajar anak kita. Kadangkala kita sering membantu mereka karena kasihan atau rasa sayang, tapi sebenarnya malah membuat mereka tidak mandiri. Membuat potensi dalam dirinya tidak berkembang. Memandulkan kreativitasnya, karena kita tidak tega melihat mereka mengalami kesulitan, yang sebenarnya jika mereka berhasil melewatinya justru menjadi kuat dan berkarakter.
 
Ada satu anekdot yang sering saya sampaikan pada rekan saya, ataupun peserta seminar. Enak mana makan mie instant dengan mie goreng seafood? Umumnya mereka yang suka mie pasti tahu jika mie goreng seafood jauh lebih enak dari mie goreng instant yang hanya bisa dimasak tidak kurang dari 3 menit. Apa yang membedakan enak atau tidaknya dari masakan mie tersebut? Prosesnya!
 
 
Sama halnya bagi pembentukan karakter seorang anak, memang butuh waktu dan komitmen dari orangtua dan sekolah atau guru (jika memprioritaskan hal ini) untuk mendidik anak menjadi pribadi yang berkarakter. Butuh upaya, waktu dan cinta dari lingkungan yang merupakan tempat dia bertumbuh, cinta disini jangan disalah artikan memanjakan. Jika kita taat dengan proses ini maka dampaknya bukan ke anak kita, kepada kitapun berdampak positif, paling tidak karakter sabar, toleransi, mampu memahami masalah dari sudut pandang yang berbeda, disiplin dan memiliki integritas (ucapan dan tindakan sama) terpancar di diri kita sebagai orangtua ataupun guru. Hebatnya, proses ini mengerjakan pekerjaan baik bagi orangtua, guru dan anak jika kita komitmen pada proses pembentukan karakter.
 
Pada awal pembentukan karakter banyak orangtua dan guru bertanya tentang bagaimana mendisiplinkan anak. Ada 6 proses disiplin yang kami bagikan melalui ebook gratis 6 Cara Mendisiplinkan Anak, bagi anda yang belum memiliki ebook ini silahkan di download gratis disini.
 
Nah, apakah disiplin saja cukup? Bagaimana dengan proses membentuk karakter yang lain? Pada 1 Desember 2011 kemarin, kami menerbitkan ebook 7 Hari Membentuk Karakter Anak. Di ebook ini akan diungkap hal-hal yang sangat jarang diketahui oleh para orangtua dan guru, tentang bagaimana mendidik anak agar tumbuh bahagia dan berkarakter. Disamping itu bukan hanya anak tetapi ebook ini juga memberikan pengarahan bagi orangtua dan guru agar sadar membentuk karakter mereka secara mandiri.
 
 
Kembali ke pembentukan karakter, ingat segala sesuatu butuh proses. Mau jadi jelek pun butuh proses. Anak yang nakal itu juga anak yang disiplin lho. Tidak percaya? Dia disiplin untuk bersikap nakal. Dia tidak mau mandi tepat waktu, bangun pagi selalu telat, selalu konsisten untuk tidak mengerjakan tugas dan wajib tidak menggunakan seragam lengkap.
 
Ada satu kunci untuk menanamkan kebiasaan, ada hukumnya dan hukum itu bernama hukum 21 hari, dalam pembentukan karakter erat kaitannya dengan menciptakan kebiasaan yang baru yang positif. Dan kebiasaan akan tertanam kuat dalam pikiran manusia setelah diulang setiap hari selama 21 hari. Misalnya Anda biasakan anak sehabis bangun tidur untuk membersihkan tempat tidurnya, mungkin Anda akan selalu mengingatkan dan mengawasi dengan kasih sayang (wajib, dengan kasih sayang) selama 21 hari. Tetapi setelah lewat 21 hari maka kebiasaan itu akan terbentuk dengan otomatis. Nah, kini kebiasaan positif apa yang hendak anda tanamkan kepada anak, pasangan dan diri Anda? Anda sudah tahu caranya dan tinggal melakukan saja. Sukses dalam karakter yang terus diperbarui.

Delapan Sikap Membangun Masa Depan Cemerlang


1. Punya tujuan hidup
Apa tujuan hidup anda?, anda harus tahu rencana jangka pendek dan menengahnya, apa yang ingin anda lakukan setahun mendatang, lima tahun, dan seterusnya.

Bahkan, anda menyiapkan rencana cadangan untuk mengantisipasi kegagalan. Tidak hanya menjawab, "Kita lihat saja nanti, jalani saja hidup ini seperti air mengalir."

2. Mandiri
Anda tidak bergantung pada orang lain dan mengandalkan kemampuan sendiri dalam hal apa pun. Misalnya, sejak awal mula bekerja, anda menanggung sendiri biaya hidup anda tanpa bantuan orangtua. Hal seperti ini menunjukkan bahwa anda bertanggung jawab atas hidup anda dan hidup orang yang anda sayangi. Anda juga tak pernah mengeluh mengenai pekerjaannya. Karena anda sadar, untuk mencapai kesuksesan, tentu dibutuhkan usaha dan kerja keras.

3. Hobi menolong
Anda tentu pernah mendengar ungkapan semakin banyak memberi, akan semakin banyak menerima. Percaya atau tidak, ungkapan ini memang ada benarnya. Jadi, bila anda termasuk pria yang ringan tangan membantu orang lain, Anda perlu lanjutkan itu. Sebab, ini akan menjadi bekal atau tabungan untuk menuju kesuksesannya di masa depan. Siapa tahu seseorang yang anda bantu saat ini berperan penting dalam karier anda di kemudian hari.

4. Bersahabat dan berwawasan
Sikap anda yang bersahabat ditambah dengan wawasan luas anda biasanya akan mudah mengambil hati banyak orang, termasuk saat melobi orang-orang penting yang berkaitan dengan karier anda. Pengetahuannya tentang berbagai hal termasuk berita-berita terkini akan membuat orang lain merasa nyaman berdiskusi dengan anda. Semakin banyak orang tertarik pada anda, semakin luas juga networking anda. Kalau sudah begini, Anda tak perlu khawatir dengan kualitas diri yang anda miliki, kesuksesan pun akan segera menghampiri.

5. "Family man"
Bertanggung jawab dan menyayangi keluarga dan memerhatikan perkembangan karier. Anda harus selalu memotivasi diri anda untuk meningkatkan karier lebih baik lagi untuk memenuhi kebutuhan keluarga anda. Selain itu, anda harus bisa menyeimbangkan waktu dan pikiran anda untuk keluarga dan pekerjaan anda.

6. Memiliki investasi
Saat ini gaji anda tak bisa dibilang besar? Tak perlu khawatir selama anda bisa mengatur pendapatan anda dan tak selalu kehabisan uang di tengah bulan. Apalagi bila anda termasuk orang yang jeli melihat peluang bisnis. Tak perlu terlalu besar, berangkat dari bisnis kecil-kecilan pun bisa mengantarkan anda menjadi pengusaha sukses. Jika bisa, maka berinvestasi-lah, seperti saham atau reksa dana. Karena ini menunjukkan anda sangat memikirkan masa depan.

7. Realistis dan lurus
Meskipun anda bersemangat meraih mimpi anda, tetap amati bagaimana usaha anda meraih impian, jangan sampai anda menghalalkan berbagai cara yang justru bisa menghancurkan masa depan anda. Ingatlah untuk tetap realistis dengan kemampuan yang anda miliki. Bila anda ahli dalam bidang teknologi informatika, anda tak perlu memaksakan diri untuk menjadi seorang public relations karena tertarik melihat teman anda yang sukses di bidang tersebut. Masing-masing orang kan memiliki kelebihan yang berbeda-beda.

8. Optimistis dan positif
Anda harus tahu apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan anda sehingga anda selalu percaya diri saat berinteraksi dengan orang lain ataupun ketika diberikan tanggung jawab baru. Anda jangan pernah berkata "tidak bisa" atau "malas deh melakukannya". Anda harus selalu berpikir positif dan optimistis bahwa setiap tantangan yang datang pasti ada solusinya. Selain itu, anda juga harus terbiasa fokus dalam melakukan sesuatu sehingga tak cepat menyerah saat mengalami kegagalan.

Guru Keluhkan Beban Mengajar 24 jam Tatap Muka


Ketentuan mengajar guru yang ditetapkan minimal 24 jam tatap muka justru mendorong berkembangnya guru yang tidak profesional. Meskipun dengan tujuan untuk mengatasi kekurangan dan kelebihan guru, kebijakan ini menyebabkan banyak guru akan mengajar pada lebih dari satu satuan pendidikan.

Selain menimbulkan sistem administrasi yang kacau, pembiayaan negara dan pembiayaan pribadi guru juga membengkak. Guru menjadi tidak fokus pada pekerjaan profesinya.

”Penerapan penghitungan beban kerja guru berdasarkan Surat Keputusan Bersama 5 Menteri yang hanya didasarkan pada kegiatan pelaksanaan pembelajaran di dalam kelas mereduksi makna guru profesional seperti yang diamanatkan dalam UU No 14/ 2005 tentang Guru dan Dosen,” kata Suparman, Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Persatuan Guru Seluruh Indonesia di Jakarta, Senin (19/3).

Retno Listiyarti, Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia, mengatakan, guru menjadi tidak maksimal membimbing karena beban kerja (tatap muka) yang banyak dan jumlah murid yang ratusan orang. ”Bagaimana mungkin siswa bermutu tanpa bimbingan yang maksimal dari seorang guru,” kata Retno.

Sesuai ketentuan dalam SKB 5 Menteri, guru yang kekurangan jam mengajar mengikuti ketentuan minimal 6 jam mengajar di sekolah induk dan selebihnya di sekolah lain. Dalam praktik di lapangan, para guru yang kurang mengajar mesti proaktif mencari sekolah yang bersedia memberi tambahan jam mengajar.

Menurut Retno, aturan baru soal guru ini juga diskriminatif. Sebab, SKB 5 Menteri ini hanya menghargai guru yang dapat tugas tambahan sebagai kepala sekolah dan wakil kepala sekolah. Jabatan kepala sekolah dihargai 18 jam, sedangkan wakil kepala sekolah dihargai 12 jam.

Adapun guru yang memiliki tugas tambahan menjadi anggota staf, wali kelas, pembina ekstra kurikuler, dan piket sama sekali tidak memperoleh penghargaan (dalam bentuk jam). Mereka tetap memiliki kewajiban tatap muka minimal 24 jam.
Retno mengatakan, seharusnya tugas tambahan ini dihargai, ekuivalen sebagai jam tatap muka. Hal ini disebabkan tugas yang dijalankan adalah linier dengan fungsi sekolah dan demi pengembangan peserta didik.
”Hal ini merupakan bentuk diskriminasi dan penafsiran bahwa tugas tambahan tersebut di atas dianggap mudah, sederhana, dan tidak merepotkan guru sehingga tidak perlu dihargai dalam bentuk jam. Ini sebuah ketidakadilan,” ujar Retno.
Pertimbangkan kondisi
Sekretaris Jenderal Federasi Guru Independen Indonesia Iwan Hermawan mengatakan, penerapan SKB 5 Menteri ini tidak bisa seketika dilakukan tanpa mempertimbangkan kondisi di lapangan, termasuk juga kondisi tiap guru. Pemerintah daerah diminta cermat dalam memutasi guru supaya tidak terjadi kisruh, tanpa mengabaikan hak-hak guru.
Apalagi, kondisi sekolah saat ini umumnya minim sarana perumahan guru. Dalam memutasi guru, misalnya, soal jarak tempuh dan kompensasi juga harus diperhatikan agar tidak merugikan guru yang dipindahkan ke sekolah lain.
SKB 5 Menteri (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, dan Kementerian Agama), yang diterbitkan 3 Oktober 2011, merupakan kesepakatan mendukung pemantauan, evaluasi, kebijakan penataan, dan pemerataan guru pegawai negeri sipil.

Naikkan Pagerank


Silahkan pelajari dengan baik lalu anda terapkan dengan benar…. Ada kata bijak yang mengatakan “Honesty is The Best Policy (Kejujuran adalah politik/strategi terbaik)”, mari kita buktikan….apakah konsep kejujuran disini dapat kita gunakan untuk menghasilkan traffic dan popularity yang sangat hebat dari sebuah metode rumit para expert webmaster atau pakar SEO..? Saya percaya kita bisa asal metode ini anda terapkan dengan benar…,apabila ini di aplikasikan pada web/blog anda sesuai ketentuan maka:
  • Blog anda akan kebanjiran traffic pengunjung secara luar biasa hari demi hari, tanpa anda harus repot-repot memikirkan SEO atau capek-capek melakukan promosi keberbagai tempat di dunia online.
  • Blog anda juga akan kebanjiran backlink secara signifikan hari demi hari, tanpa perlu repot-repot berburu link keberbagai tempat di dunia internet.
Hal yang harus anda lakukan adalah ikuti langkah-langkah berikut :
  1. Buatlah postingan artikel seperti posting saya ini, atau copy-paste artikel ini. Lalu beri Judul sesuka anda (karena itu merupakan SEO buat web/blog anda sendiri).
  2. Anda cukup hanya meletakkan Link-Link di bawah ini pada artikel anda tersebut pada blog/web anda.

    1. Okezone.com
    2. Facebook.com
    3. Friendster.com
    4. Google.com
    5. Bisnis Online
    6. Panduan belajar Wordpress
    7. Softare Asli
    8. Lirik Music Indo
    9. Lirik Music Luar
    10. Free Template
    11. game para gamer
    12. Tutorial Blogging | Internet Bisnis Online
    13. pVidia Blog
    14. kreativitas
    15. Bang huda
PERATURAN :
  1. Sebelum anda meletakkan Link-Link tersebut ditas ke dalam postingan web/blog anda, harap hapus Link nomor 1 , Sehingga link no 1 hilang dari daftar link dan setiap link anda naikkan 1 level ke atas. Yang tadinya no 2 naik menjadi no 1, yang tadinya no 3 menjadi no 2, yang tadinya no 4 menjadi no 3 dan begitu seterusnya. Setelah itu masukkan Link anda pada urutan Paling bawah ( no 15 ).
  2. Ingat!!! Jangan Merubah Urutan daftar link Apabila setiap blogger yang ikut dalam metode ini berhasil di duplikasi ole blogger lain yang akan bergabung, andaikan 5 blogger yang bergabung maka Backlink yang anda dapat adalah Ketika:
Posisi anda 15, jumlah backlink = 1
Posisi 14, jumlah backlink = 5
Posisi 13, jumlah backlink = 25
Posisi 12, jumlah backlink = 125
Posisi 11, jumlah backlink = 625
Posisi 10, jumlah backlink = 3.125
Posisi 9, jumlah backlink = 15.625
Posisi 8, jumlah backlink = 78.125
Posisi 7, jumlah backlink = 390.625
Posisi 6, jumlah backlink = 1.953.125
Posisi 5, jumlah backlink = 9.765.625
Posisi 4, jumlah backlink = 48.828.125
Posisi 3, jumlah backlink = 244.140.625
Posisi 2, jumlah backlink = 1.220.703.125
Posisi 1, jumlah backlink = 6.103.515.625
Dan semua Dari kata kunci yang anda inginkan, bayangkan jika ini bisa berjalan dengan sempurna maka anda akan memperoleh 6.103.515.625 external link yang berasal dari berbagai blog yang anda tidak akan pernah bayangkan sebelumnya. Belum lagi apabila ada pengunjung blog anda dari Link List tersebut diatas maka otomatis anda akan memperoleh traffic ke web/blog anda juga. Ingat!!! Aturuan mainnya, Anda harus memulai dari urutan paling bawah (no 15) sehingga hasil backlink anda bisa Maksimal. Jangan salahkan saya apabila anda tidak mengikuti metode ini dengan benar dan Link anda tiba-tiba berada pada urutan no 1 dan menghilang pada Link daftar. Jadi mulai lah pada urutan paling bawah(no 15). Bisakah Anda melakukan tindakan tidak fair atau tidak jujur dengan menyabotase metode ini, misalkan saja “menghilangkan semua link asal” lalu di isi dengan link web/blog anda sendiri…? ….Bisa, dan metode ini menjadi tidak maksimal. Kejujuran adalah strategi/politik terbaik…..Tapi saya yakin bahwa kita semua tak ingin menjatuhkan kredibilitas diri sendiri dengan melakukan tindakan murahan seperti itu…

Usia 30-an Saat Terbaik untuk Membesarkan Anak


Waktu terbaik dalam membesarkan anak yang terbaik adalah pada usia 30-an. Demikian simpulan peneliti Universitas California, AS setelah melakukan pengamatan terhadap 107 orang yang telah atau pernah menikah dari berbagai tingkat ekonomi. 

Setelah melakukan wawancara terhadap 107 orang yang terdiri atas 46 pasangan dan 15 janda, 80% perempuan dan 70% pria mengatakan usia terbaik merawat dan membesarkan anak adalah pada usia 30-an. 

Begitu pula jawaban dari mayoritas partisipan yang baru memiliki anak di usia 40 berpikir waktu terbaik untuk membesarkan anak adalah sekitar lima hingga 10 tahun lalu atau ketika mereka berusia 30-an. 

Para partisipan itu kemudian dimintai opini atas alasan memilih usia 30-an sebagai waktu yang tepat. Dalam laporan penelitian yang dipublikasikan lewat jurnal Human Reproduction, tim peneliti mengatakan sebagian besar perempuan dan pria dalam penelitian itu percaya memiliki anak pada rentang usia tersebut memberi keuntungan bagi dirinya dan keluarganya.
Keuntungan utama, 72% perempuan dan 57% pria mengatakan mereka lebih siap secara emosional untuk menjadi orang tua pada rentang usia tersebut. 

"Saya merasa berada dalam posisi yang bagus untuk lebih berkomunikasi dan menolong anak saya, saya juga akan lebih mengerti untuk menjadi orang tua yang bisa mendukung anak," jawab salah satu pria yang menjadi partisipan. 

Sementara itu, jawaban perempuan di antaranya menyatakan lebih percaya diri dibanding ketika dirinya masih berusia 20-an. Selain itu ada pula yang menjawab pada usia tersebut, mereka telah memiliki karir sukses, keamanan finansial, dan hubungan yang kuat dengan pasangan serta keluarganya.


Sumber: Media Indonesia.com