<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223</id><updated>2012-02-23T14:17:57.159+07:00</updated><category term='Serba-Serbi'/><category term='Religi'/><category term='Sejarah'/><category term='Pendidikan'/><category term='Tokoh'/><category term='Olahraga'/><category term='Syahdatul'/><title type='text'>hadisutrisno.blogspot</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>27</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-8694198444475291786</id><published>2011-09-14T00:05:00.001+07:00</published><updated>2011-09-14T00:30:11.445+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religi'/><title type='text'>MEMBUKA LEBAR-LEBAR MATA HATI NURANI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:100%;"&gt;&lt;p align="justify"&gt; Dunia sudah tua, mahluk hidup  terus lahir, hidup dan tumbuh berkembang, sebagai  manusia berakal budi yang paling sempurna dari  mahluk hidup ciptaan Tuhan lainnya tidak  sepantasnya saling menyakiti, menyiksa, saling dendam,  saling bunuh-membunuh. Dunia makin tua hati nurani  kian rapuh, iman kian tifis, manusia yang berbudaya  kian jauh dari kesadaran jiwa pengasih. Manusia  lupa akan awal mula karakter kebiasaan dan jatah  makanan bagi dirinya. Segala makhluk hidup mulai  di rambah di bunuh di makan untuk sekedar  mengenyangkan lambung asamnya yg tak pernah mengenal  cukup. Manusia adalah makhluk beradab, berbudaya  berakal budi tinggi, namun kenyataan adalah lebih  buas dan serakah dari srigala, macan, harimau, ular  dan segala binatang buas lainnya. Kehidupan dan  ranting makanan telah diatur Sang Pencipta untuk  menjaga kelestarian alam semesta, namun telah  secara sadar dirusak oleh manusia sendiri. Memang  dalam ajaran agama Tuhan menciptakan semua mahluk  hidup untuk manusia, maksudnya adalah untuk menemani manusia  agar tidak kesepian di dunia (bumi) ini, tetapi  bukan untuk memakan segala mahluk hidup itu.  &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Melihat kenyataan sebagian besar kehidupan  umat manusia yang semakin terikat akan kenikmatan  semu (maya) antara lain terikat akan kemewahan,  kekayaan/harta benda, pangkat-jabatan, sanjungan,  hawa nafsu dan sebagainya. Maka tidaklah banyak  berarti jika manusia menyadari bahwa sampai saat dan  detik ini mahluk hidup menjalani kehidupannya di  atas permukaan planet Bumi yang sedang mengalami  proses. Proses tersebut ditandai dengan  kejadian-kejadian alam, banjir, angin topan, badai, gempa  bumi, gunung meletus dan lain sebagainya, yang  dapat merubah keadaan yang baik menjadi buruk dan  keadaan buruk menjadi lebih parah atau keadaan  yang buruk menjadi baik dan keadaan baik menjadi  lebih baik. &lt;/p&gt;    &lt;p align="justify"&gt;Bila kita pernah berlayar mengarungi laut atau  samudra dengan menumpangi sebuah kapal laut,  perahu atau menjelajah angkasa raya di atas awan  dengan sebuah pesawat terbang, pernahkah terlintas  dalam pikiran dan hati kita bahwa betapa manusia  (diri kita) hanyalah setitik debu dibanding dengan  luasnya lautan atau samudera atau alam semesta  ciptaan Tuhan Yang Maha Pencipta ? Maka barulah  kita mulai memahami dan menyadari siapa diri kita.  Jika kita masih menyimpan rasa ke-AKU-an dalam  hati nurani maka diri ini tak lebih hanyalah setitik  asap berwujud manusia yang sedang sakit! Tidak  hanya sedang sakit tapi sekarat! Kita semua tidak  hanya di bumi nusantara ini, di seluruh dunia dan  jagat raya mengalami hal yang sama. Menderita  sakit lebih aneh dari penyakit yang paling ditakuti,  AIDs. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Kenyataan, sejak manusia mengenal enaknya makan  daging secara tidak sadar menipu diri sendiri dan  orang lain. Bahwa apa yang dirasa nikmat dan  lezat dari masakan, bukanlah daging mahluk hidup yang  dimakan tetapi yang nikmat dan lezat itu adalah  bumbu masaknya. Karena sifat serakah dan rakus  membuat kita lupa jatah makan mahluk lain yang telah  diatur dalam rantai kehidupan dan rantai makanan  untuk menjaga keseimbangan dan kelestarian alam  semesta mesti kita rampas!  &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Sungguh menyedihkan dan ironis, di jaman modern  teknologi canggih dan era millenium ini manusia  masih saling menghujat, saling iri dengki, dendam,  saling menyakiti, menyiksa dan bunuh-membunuh,  tak kenal balas budi dan belas kasih. Semua itu  diawali sejak manusia mengenal enak dan lezatnya  makan daging hewan (mahluk hidup) dicampur bumbu  masak. Sejak itu manusia mengidap penyakit Aneh! Penyakit MPS (Manusia Pemakan Segala). Kemudian  mulai timbul berbagai jenis penyakit (penyakit  jantung, tumor, kanker, dsb). Lebih aneh dan tidak  aneh (dianggap wajar saja), tidak hanya daging  hewan saja yang habis dimakan, bahkan sampai isi  dalam hewan tersebut (usus, hati, limpa, sampai  penyimpanan kotoran) hewan tersebut dibabat habis!  Ini kenyataan! Padahal kita tau mahluk hidup yang sudah tak  bernyawa tak lebih adalah BANGKAI! Tapi kita masih  doyan juga selera makan tinggi terhadap menu ini.  Dan kebiasaan ini wajar-wajar saja.  &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Ketika semasih SD guru biologi mengajarkan  tentang hewan pemakan daging (Cornivora) dan pemakan  tumbuh-tumbuhan (Herbivora), Sedangkan manusia  termasuk golongan manakah dari kedua itu...? Jawabannya jika manusia memakan daging dan  tumbuhan secara logika manusia adalah pemakan segala  (keduanya). Benarkah ? Tetapi kita menuding Harimau binatang buas sebab  pemakan daging, selain hewan (binatang) laen,  manusiapun dimakannya. Lalu bagaimana dengan manusia  ? Kenyataannya segala macam binatang dijadikan  menu masakan. Adilkah ? Sadarkah darah dan daging dari segala macam hewan  (binatang) yang kita konsumsi selama ini telah  menghidupi jiwa kita ? &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Adakah terbayang roh-roh dari hewan(binatang)  tersebut tak pernah iklas pergi meninggalkan jasad  alamnya selain mati atas kuasa dan seijin Tuhan ? Hanya untuk memuaskan hawa nafsu dan selera  makan, manusia tega membunuh, sekaligus memakan daging  hewan yang sama memiliki jiwa/roh seperti  manusia. Tak hanya dalam selera menu, bahkan dalam  selera berhubungan sex-pun manusia tak kalah meniru  binatang, Oh..menyedihkan! Demikian juga terhadap  manusia lainnya tak ada lagi kompromi, kebencian,  dendam membara, dan saling bunuh-membunuh. &lt;/p&gt;  &lt;p align="justify"&gt;Manusia secara tidak sadar cuma berwujud saja, tetapi jiwa, darah dan daging telah bercampur dengan  darah dan daging dari hewan yang dikonsumsinya. Tidak  murni lagi. Akibatnya sedikit demi sedikit  perasaan murni alami kasih sayang yang dimiliki oleh  jiwa manusia mulai hilang sampai akhirnya luntur  keimanan dan ketakwaan kepada Sang Pencipta (Tuhan  YME, Tuhan Yang Maha Penguasa, Pengasih,  Penyayang, Pelindung dan Maha Adil Bijaksana). Kita lupa  Kepada Beliau sehingga lupa diri dan lupa  segalanya. Menyedihkan sampai manusia lupa jatah makanan  untuk diri sendiri, tak pernah puas merampas  jatah makanan mahluk hidup lainnya. Teori sederhana yang  menyadarkan diri ini, menyadarkan untuk mengenali  jatah makanan manusia sebenarnya apa sih??? &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Coba kita berpikir jernih. Semua berawal dari  kebiasaan. Jika kita membiasakan diri terhadap  sesuatu hal, niscaya sudah cukup untuk bertahan hidup.  Banyak sekali aneka ragam jatah makanan yang di  sediakan Tuhan untuk manusia. tidak mesti merampas  jatah makanan mahluk hidup lainnya yang memang  sudah menjadi hak dan rantai makanan dalam siklus  kehidupan. Betapa sayangnya Tuhan kepada manusia  Beliau telah menyediakan jatah makanan asli murni  dan alami sangat banyak dan terlindung, seperti  biji-bijian (padi, kacang-kacangan, kedelai,  jagung, gandum, dan banyak lagi serta buah-buahan dan  sayuran). &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Inilah sebenarnya jatah makanan bagi manusia.  Demikian halnya jatah makanan bagi hewan dan  tumbuhan masing-masing telah terbagi-bagi. Jika terjadi  perampasan terhadap jatah makanan mahluk lain,  maka inilah salah satu penyebab terjadinya ketidak  seimbangan, baik terhadap alam maupun jiwa dan  lingkungan alam semesta. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Kenapa di jaman lampau umur manusia sangat  panjang, bahkan sampai ratusan tahun ?  Sebaliknya kenapa di jaman modern dan millenium  justru umur manusia makin pendek ? Kita semua pasti tau jawabannya. Banyak faktor  ketidak alami yang telah merusak lingkungan dan  alam semesta itulah jawabannya secara umum. (menurut  naluri penulis). &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Sebab jiwa/roh mahluk hidup adalah percikan sinar  suci Tuhan YME. Kini sinarnya mulai meredup. Maka  perlu untuk di cas agar bersinar benderang dan  kemilau kembali penuh kasih sayang, kedamaian. Barangkali jika ingin tetap lestari maka  kelestarian ada di tangan manusia dalam jiwa hati nurani  manusia untuk BACK TO BASIC.  &lt;/p&gt;    &lt;p align="justify"&gt;Kalau dipikir dengan akal sehat dan logika,  semua yang tersedia atau yang telah sedang dan akan  diciptakan oleh Tuhan YME di alam semesta ini  terprogram secara permanen dan sistematis. Berjalan  sesuai dengan rotasinya. Namun karena  keterbatasan kemampuan kesadaran semua mahluk baik itu  (manusia, hewan dan tumbuhan) sehingga kehidupan di  alam (bumi) ini tidak harmonis lagi, telah rusak  dan tidak sistemastis lagi. Kondisinya sangat  parah! Ibarat sebuah rantai (roda/lingkaran) yang  telah tercabik-cabik, bolong, tertambal-tambal, putus  penuh sambungan sehingga jalannya tidak lagi  stabil! &lt;/p&gt;    &lt;p align="justify"&gt;Katanya, manusia ciptaan Tuhan yang paling  sempurna diantara ciptaan-ciptaan-NYA selain hewan  dan tumbuhan. Sebab manusia dikaruniai kelebihan  akal dan budaya. Namun akal dan budaya tersebut  telah disalah gunakan. Salah diaplikasikan, yaitu  untuk mengakali diri sendiri, mengakali orang  lain, mengakali hewan dan mahluk hidup lainnya. Lebih  gawat lagi manusia mengakali Sang Penciptanya,  namun manusia makin lupa dan pikun bahwa Tuhan  selalu melihat segala tingkah polah manusia  ciptaan-NYA. Pada akhirnya manusia sampai pada satu titik  kejenuhan, mengaku paling pintar, paling  berkuasa, paling berjasa namun tidak pernah memahami  makna ciptaan Tuhan yang berwujud lingkaran. Maka  manusia itu akan tetap berjalan di satu titik dan  tidak pernah jauh dari titik itu berada. Bahwa  sebenarnya tidak ada kemajuan ataupun kemunduran,  yang ada penciptaan, bertahan hidup dan kehancuran. &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Cuma ada satu jawaban untuk menghentikan segala  keserakahan, kemunafikan, iri  dengki, dendam,pertikaian, permusuhan, pembunuhan untuk menciptakan  keadilan, kesejahteraan/kemakmuran dan  kedamaian.  &lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;BUKALAH MATA HATI NURANI KITA LEBAR-LEBAR,  PERTEBAL IMAN dan TAKWA serta TAKUTLAH CUMA PADA TUHAN.  CINTAILAH DAN TANAMKAN KASIH SAYANG PADA SEMUA  MAHLUK HIDUP.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Oleh: &lt;span style="font-size:100%;"&gt;I KT EKASARJANA&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-8694198444475291786?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/8694198444475291786/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2011/09/membuka-lebar-lebar-mata-hati-nurani.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/8694198444475291786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/8694198444475291786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2011/09/membuka-lebar-lebar-mata-hati-nurani.html' title='MEMBUKA LEBAR-LEBAR MATA HATI NURANI'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-3832042492281058597</id><published>2011-09-13T22:46:00.000+07:00</published><updated>2011-09-13T22:46:24.866+07:00</updated><title type='text'>4 Siswa SMP Peserta LPI akan Diberangkatkan ke Madrid</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Empat siswa SMP yang jadi peserta Liga Pelajar Indonesia (LPI) punya kesempatan menimba ilmu sepakbola di Madrid, Spanyol. Sebelum berangkat ke sana, mereka akan menjalani Lipiocamp, semacam pemusatan latihan, di Sekolah Ragunan, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Empat orang terpilih akan kami berangkatkan ke sana. Nanti ada seleksi ketat," ujar Wakabiro Pertandingan LPI Pusat Yeyen Tumena dalam konferensi pers yang digelar di Sekretariat PSSI Jabar, Jalan Lodaya, Selasa (13/9/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang akan berangkat ke Madrid adalah siswa SMP yang sekolahnya sempat mengikuti LPI. Tidak hanya sekolah yang lolos ke babak utama, siswa yang sekolahnya hanya sampai di babak penyisihan pun punya kesempatan sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Untuk menjaring mereka yang akan berangkat ke Spanyol, kita membuka pintu lebar-lebar," ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari seluruh peserta LPI, termasuk yang tidak lolos ke babak utama, tim dari LPI sudah melakukan penilaian terhadap para pemain. Hasilnya, nanti akan dikumpulkan 132 orang untuk menjalani Lipiocamp di Sekolah Ragunan, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dari 132 akan kami seleksi lagi jadi delapan orang. Dari delapan orang ini kemudian mengerucut jadi empat orang," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yeyen menjamin, proses penilaian terhadap para pemain akan berjalan fair. "Jadi tidak akan ada pemain-pemain titipan. Untuk menjaringnya kami juga sudah menugaskan talent scouter (pencari bakat - red)," pungkasnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-3832042492281058597?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/3832042492281058597/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2011/09/4-siswa-smp-peserta-lpi-akan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/3832042492281058597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/3832042492281058597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2011/09/4-siswa-smp-peserta-lpi-akan.html' title='4 Siswa SMP Peserta LPI akan Diberangkatkan ke Madrid'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-1630261282208557642</id><published>2010-12-28T21:09:00.001+07:00</published><updated>2010-12-28T21:15:40.041+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Olahraga'/><title type='text'>Antara Bola dan Politik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;SAAT Tim Nasional (Timnas) Indonesia membabat Malaysia 5-1 di fase grup Piala AFF 2010, euforia kemenangan begitu membahana di seantero negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat Timnas maju ke babak final,mabuk kemenangan seakan terjadi.Ada pimpinan partai politik yang berupaya mendompleng ketenaran dengan menjamu Timnas.Lucunya lagi,menurut seorang suporter Timnas yang menonton langsung pertandingan final leg pertama antara Indonesia melawan Malaysia di Stadion Nasional Bukit Jalil,Kuala Lumpur Malaysia, Minggu (26/12), ada spanduk-spanduk ketua umum parpol yang terpampang di stadion tersebut. Pemberitaan pers nasional atas masuknya Timnas ke final Piala AFF 2010 memang gegap gempita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harian Seputar Indonesia (SINDO) akhir pekan lalu bahkan membuat judul berita utama yang membuat bulu kuduk merinding: ”Siap Tempur demi Harga Diri”(Sabtu,25/12) dan ”Kami Datang,Kami Menang” (Minggu,26/12) mirip dengan semboyanAlexander The Great di masa lalu yang menyatakan, ”Saya Datang, Saya Lihat, dan Saya Menang!” (Vini,Vidi,Vici).Tak salah memang karena judul-judul itu ditujukan untuk memompa semangat Timnas kita yang akan bertarung di Malaysia. Namun, begitu Indonesia dikalahkan Malaysia 3-0 pada pertandingan final pertama di Kuala Lumpur, Minggu (26/12), juduljudul berita media cetak pun pada Senin (27/12) berubah. Harian SINDOmasih dengan semangat melalui judul ”Duel Penentuan di Gelora Bung Karno”, Media Indonesiamemberi judul yang agak hatihati, ”Timnas Mencemaskan,” sedangkan Kompas dengan headlinenya, ”Indonesia Perlu Belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden Minta Masyarakat Tetap Dukung Timnas.”Tak ada euforia kemenangan, yang tertinggal adalah kesedihan akibat Timnas kita kalah. Pertarungan sebenarnya belumlah berakhir. Itu juga bukan ”kiamat” bagi Timnas kita.Timnas kita, seperti anjuran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tetap membutuhkan dukungan masyarakat secara sportif. Kita harus belajar dari kekalahan di Kuala Lumpur. Mari kita tunjukkan bahwa bangsa kita adalah bangsa yang berbudaya, dapat tetap sportif di kala kita menjamu Timnas Malaysia pada laga kedua di Stadion Utama Gelora Bung Karno,Rabu (29/12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Becermin dari Bola&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antara bola dan politik memang ada persamaannya. Ada beberapa butir penting yang bisa kita pelajari dari persepakbolaan kita. Pertama, masyarakat persepakbolaan kita dan masyarakat Indonesia pada umumnya merindukan ada pengurus PSSI yang benar-benar dapat diteladani. Kisruh mengenai kepengurusan di tubuh PSSI masih terus saja berlangsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini masih terus dipertanyakan apakah Nurdin Halid masih pantas dan layak sebagai Ketua Umum PSSI? Pertarungan untuk memperebutkan kursi Ketua Umum PSSI juga belum berakhir. Ada elite politik yang juga memiliki kekuatan ekonomi memadai akan bertarung untuk memperebutkan posisi tersebut, termasuk dalam menyelenggarakan kompetisi tandingan liga sepak bola kita.Karut-marut manajemen persepakbolaan kita juga dapat menjadi cermin dari karut-marut pengelolaan politik negeri ini yang aktor-aktor politiknya sulit untuk bersatu menyatukan visi dan langkah untuk mencapai tujuan bersama bangsa kita. Kedua,pengurus PSSI dan elite politik negeri ini begitu mudah mabuk kemenangan atau keberhasilan, padahal negara-negara lain sudah melangkah lebih cepat dari kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita memang haus kemenangan karena selama sepak bola nasional kita tidak memiliki prestasi di tingkat regional dan dunia yang dapat dibanggakan. Masuknya Timnas Indonesia ke final Piala AFF seolah-olah sudah menjadi sesuatu yang membanggakan walaupun perjuangan sesungguhnya belum berakhir. Ketiga, masuknya Timnas kita ke final telah dijadikan ajang untuk mendompleng ketenaran, bukan saja bagi pengurus, melainkan juga bagi aktor-aktor politik nasional kita. Ini berarti terlalu mudah kita mencari ketenaran politik dari hasil yang telah dilakukan sekelompok kecil orang yang berusaha mati-matian untuk meningkatkan prestasi diri dan kelompoknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga mengabaikan prestasi kelompok olahraga lain seperti tim perahu naga Indonesia yang meraih prestasi tingkat Asia yang sangat membanggakan di Asian Games di Ghuangzhou, China, beberapa waktu lalu. Keempat, kemenangan Indonesia atas Malaysia 5-1 di fase grup menyebabkan kita lupa diri bahwa Timnas Malaysia dapat membenahi dirinya untuk tampil lebih baik lagi dalam melawan Indonesia, terlebih lagi di kandangnya sendiri. Ini dapat menjadi pelajaran bagi kita untuk juga secara cepat membenahi Timnas kita agar mampu mengembalikan kemenangan 5-1 pada laga final kedua nanti di Senayan, seperti yang pernah terjadi pada babak penyisihan lalu. Kekalahan Timnas kita di Kuala Lumpur pada Minggu (16/12) bukan akhir dari segalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita masih dapat bangkit kembali untuk meraih kemenangan. Kalah atau menang melawan Malaysia nanti juga jangan diartikan sebagai hilangnya harga diri bangsa kita. Kita harus menjamu Timnas Malaysia bukan dengan balas dendam melakukan kecurangan dengan sinar laser atau berpakaian seronok yang dapat mengganggu konsentrasi lawan, melainkan dengan cara-cara sportif dan penuh persaudaraan. Malaysia bukan saja negara tetangga sesama anggota ASEAN,melainkan juga sepertiga rakyat Malaysia dan nenek moyangnya berasal dari Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita dukung Timnas Indonesia untuk meraih kemenangan yang hakiki melawan Timnas Malaysia. Janganlah gara-gara kalah pada laga pertama, lalu kita tak berani lagi menyanyikan lagu Garuda di Dadaku.Kita tak boleh larut dalam kesedihan akibat kekalahan yang lalu. Mari bangkit dan tunjukkan bahwa Timnas kita adalah yang terbaik di Asia Tenggara. Kalaupun kalah, jangan emosi lalu melempari Timnas Malaysia dengan kayu atau bendabenda lain. Tunjukkan bahwa rakyat Indonesia adalah bangsa yang beradab. (*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;IKRAR NUSA BHAKTI &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Profesor Riset Bidang Intermestic Affairs LIPI&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-1630261282208557642?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/1630261282208557642/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/12/antara-bola-dan-politik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/1630261282208557642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/1630261282208557642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/12/antara-bola-dan-politik.html' title='Antara Bola dan Politik'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-4127395232515009722</id><published>2010-10-03T10:46:00.004+07:00</published><updated>2010-10-03T11:37:57.698+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>Sejarah Kabupaten Lamongan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/TKf-wJWTW4I/AAAAAAAAAFE/0Owjo70jtcQ/s1600/wisata-bahari-lamongan2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 201px; height: 155px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/TKf-wJWTW4I/AAAAAAAAAFE/0Owjo70jtcQ/s200/wisata-bahari-lamongan2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5523663571089841026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CHADISU%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place" downloadurl="http://www.5iantlavalamp.com/"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p 	{mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0cm; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0cm; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Dulu Lamongan merupakan Pintu Gerbang ke Kerajaan Kahuripan, Kerajaan Panjalu, Kerajaan Jenggala, Kerajaan Singosari atau Kerajaan Mojopahit, berada di Ujung Galuh, Canggu dan kambang Putih ( Tuban). Setelah itu tumbuh pelabuhan Sedayu Lawas dan Gujaratan (Gresik), merupakan daerah amat ramai , sebagai penyambung hubungan dengan Kerajaan luar Jawa bahkan luar Negeri.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Zaman Kerajaan Medang Kamulan di Jawa Timur, Di Lamongan berkembang Kerajaan kecil Malawapati ( kini dusun Melawan desa Kedung Wangi kecamatan Sambeng ) dipimpin Raja Agung Angling darma dibantu Patih Sakti Batik Maadrim termasuk kawasan Bojonegoro kuno. Saat ini masih tersimpan dengan baik, Sumping dan Baju Anglingdarma didusun tersebut. Di sebelah barat berdiri Kerajaan Rajekwesi di dekat &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Bojonegoro sekarang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada waktu &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/TKgGlsnD6bI/AAAAAAAAAFU/gbs2a5mAbyU/s1600/sunandrajat.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/TKgGlsnD6bI/AAAAAAAAAFU/gbs2a5mAbyU/s200/sunandrajat.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5523672187669834162" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kerajaan Majapahit dipimpin Raja Hayam Wuruk (1350 -1389) kawasan kanan kiri Bengawan Solo menjadi daerah Pardikan. Merupakan daerah penyangga ekonomi Mojopahit dan jalan menuju pelabuhan Kambang Putih. Wilayah ini disebut Daerah Swatantra Pamotan dibawah kendali Bhre Pamotan atau Sri Baduga Bhrameswara paman Raja Hayam Wuruk ( Petilasan desa Pamotan kecamatan Sambeng ), sebelumnya. Di bawah kendali Bhre Wengker ( Ponorogo ). Daerah swatantra Pamotan meliputi 3 kawasan pemerintahan Akuwu , meliputi Daerah Biluluk (Bluluk) Daerah Tenggulunan (Tenggulun Solokuro) , dan daerah Pepadhangan (Padangan Bojonegoro).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Menurut buku Negara Kertagama telah berdiri pusat pengkaderan para cantrik yang mondok di Wonosrama Budha Syiwa bertempat di Balwa (desa Blawi Karangbinangun) , di Pacira ( Sendang Duwur Paciran), di Klupang (Lopang Kembangbahu) dan di Luwansa ( desa Lawak Ngimbang). Desa Babat kecamatan Babat ditengarahi terjadi perang Bubat, sebab saat itu babat salah satu tempat penyeberangan diantar 42 temapt sepanjang aliran bengawan Solo. Berita ini terdapat dalam Prasasti Biluluk yang tersimpan di Musium Gajah Jakarta, berupa lempengan tembaga serta 39 gurit di Lamongan yang tersebar di Pegunungan Kendeng bagian Timur dan beberapa temapt lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Menjelang keruntuhan Mojopahit tahun 1478M, Lamongan saat itu dibawah kekuasaaan Keerajaan Sengguruh (Singosari) bergantian dengan Kerajaan Kertosono (Nganjuk) dikenal dengan kawasan Gunung Kendeng Wetan diperintah oleh Demung, bertempat disekitar Candi Budha Syiwa di Mantup. Setelah itu diperintah Rakrian Rangga samapi 1542M ( petilasan di Mushalla KH.M.Mastoer Asnawi kranggan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kota&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; Lamongan ). Kekuasaan Mojopahit di bawah kendali Ario Jimbun (Ariajaya) anak Prabu Brawijaya V di Galgahwangi yang berganti Demak Bintoro bergelar Sultan Alam Akbar Al Fatah ( Raden Patah ) 1500 sampai 1518, lalu diganti anaknya, Adipati Unus 1518 sampai 1521 M , Sultan Trenggono 1521 sampai 1546 M.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;               &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam mengembangkan ambisinya, sultan Trenggono mengutus Sunan Gunung Jati ( Fatahilah ) ke wilayah barat untuk menaklukkan Banten, Jayakarta, danCirebon. Ke timur langsung dpimpin Sultan sendiri menyerbu Lasem, Tuban dan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Surabaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; sebelum menyerang Kerajaan Blambangan ( Panarukan). Pada saat menaklukkan &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Surabaya&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; dan sekitarnya, pemerintahan Rakryan Rangga Kali Segunting ( Lamong ), ditaklukkan sendiri oleh Sultan Trenggono 1541 . Namun tahun 1542 terjadi pertempuran hebat antara pasukan Rakkryan Kali Segunting dibantu Kerajaan sengguruh (Singosari) dan Kerajaan Kertosono Nganjuk dibawah pimpinan Ki Ageng Angsa dan Ki Ageng Panuluh, mampu ditaklukkan pasukan Kesultanan Demak dipimpin Raden Abu Amin, Panji Laras, Panji Liris. Pertempuran sengit terjadi didaerah &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Bandung&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, Kalibumbung, Tambakboyo dan sekitarnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tahun 1543M, dimulailah Pemerintahan Islam yang direstui Sunan Giri III, oleh Sultan Trenggono ditunjuklah R.Abu Amin untuk memimpin Karanggan Kali Segunting, yang wilayahnya diapit kali Lamong dan kali Solo. Wilayah utara kali Solo menjadi wilayah Tuban, perdikan Drajat, Sidayu, sedang wilayah selatan kali Lamong masih menjadi wilayah Japanan dan Jombang. Tahun 1556 M R.Abu Amin wafat digantikan oleh R.Hadi yang masih paman Sunan Giri III sebagai Rangga Hadi 1556 -1569M Tepat hari Kamis pahing 10 Dzulhijjah 976H atau bertepatan 26 Mei 1569 M, Rangga Hadi dilantik menjadi Tumenggung Lamong bergelar Tumenggung Surajaya ( Soerodjojo) hingga tahun 1607 dan dimakamkan di Kelurahan Tumenggungan kecamatan Lamongan dikenal dengan Makam Mbah Lamong. Tanggal tersebut dipakai sebagai Hari Jadi Lamongan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Setelah Indonesia Merdeka 17 Agustus 1945, daerah Lamongan menjadi daerah garis depan melawan tentara pendudukan Belanda, perencanaan serangan 10 Nopember Surabaya juga dilakukan Bung Tomo dengan mengunjungi dulu Kyai Lamongan dengan pekikan khas pembakar semangat Allahu Akbar. Lamongan yang dulunya daerah &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/TKf-9Bz5xsI/AAAAAAAAAFM/p7NQYKOcrxA/s1600/kadet_suwoko4.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 159px; height: 198px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/TKf-9Bz5xsI/AAAAAAAAAFM/p7NQYKOcrxA/s200/kadet_suwoko4.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5523663792404809410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;miskin dan langganan banjir, berangsur-angsur bangkit menjadi daerah makmur dan menjadi rujukan daerah lain dalam pengentasan banjir. Dulu ada pameo "Wong Lamongan nek rendeng gak iso ndodok, nek ketigo gak iso cewok" tapi kini diatasi dengan semboyan dari Sunan Drajat, Derajate para Sunan dan Kyai "Memayu Raharjaning Praja" yang benar benar dilakukan dengan perubahan mendasar, dalam memsejahterahkan rakyatnya masih memegang budaya kebersamaan saling membantu sesuai pesan kanjeng Sunan Drajat "Menehono mangan marang wong kangluwe, menehono paying marang wong kang kudanan , menehono teken marang wong kang wutho, menehono busaono marang wong kang wudho"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-4127395232515009722?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/4127395232515009722/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/10/sejarah-kabupaten-lamongan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/4127395232515009722'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/4127395232515009722'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/10/sejarah-kabupaten-lamongan.html' title='Sejarah Kabupaten Lamongan'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/TKf-wJWTW4I/AAAAAAAAAFE/0Owjo70jtcQ/s72-c/wisata-bahari-lamongan2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-6362532569198154163</id><published>2010-09-23T22:02:00.001+07:00</published><updated>2010-09-23T22:06:41.717+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Guru, Kunci Sukses Pendidikan Dasar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesuksesan pendidikan dasar bukan sekadar menghadirkan anak- anak  usia wajib belajar secara fisik  di sekolah. Tantangan terberat justru  memastikan anak-anak usia wajib belajar ini mendapatkan layanan  pendidikan bermutu yang membuat mereka mampu mencapai tujuan belajar,  menyelesaikan sekolah, dan memiliki kemampuan menghadapi masa depan. &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;”Untuk  mencapai pendidikan dasar berkualitas di suatu negara, guru punya peran  penting. Kita butuh guru yang terlatih baik dan memiliki motivasi  tinggi,” ungkap  Hubert Gijzen, Direktur  Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa   (UNESCO) Perwakilan Kantor  Jakarta, dalam pembukaan program pelatihan  guru internasional E-9  (sembilan negara berpenduduk terbanyak di dunia)  di Jakarta, Senin (20/9). &lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pelatihan diikuti 320 guru  dari  empat negara E-9, yakni  Indonesia, Mesir, Banglades,  dan Meksiko. Adapun China,  India, Pakistan,  Brasil, dan  Nigeria tidak mengirimkan perwakilan.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Gijzen  menambahkan, kebijakan Pemerintah Indonesia yang mereformasi guru  merupakan langkah yang tepat. Fokus pada peningkatan mutu dan  profesionalisme guru dapat mendorong tercapainya pendidikan untuk semua,  termasuk di daerah-daerah terpencil dan kelompok masyarakat  yang  termarjinalkan.  (Sumber: kompas.com)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-6362532569198154163?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/6362532569198154163/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/09/guru-kunci-sukses-pendidikan-dasar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/6362532569198154163'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/6362532569198154163'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/09/guru-kunci-sukses-pendidikan-dasar.html' title='Guru, Kunci Sukses Pendidikan Dasar'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-2589258141637210417</id><published>2010-09-23T21:11:00.002+07:00</published><updated>2010-09-23T21:16:53.340+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Serba-Serbi'/><title type='text'>Akhirnya, Misteri Tenggelamnya Kapal Titanic Terungkap</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/TJthJyINLeI/AAAAAAAAAE8/05oG29XTuvc/s1600/60afp_titanic.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 84px; height: 63px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/TJthJyINLeI/AAAAAAAAAE8/05oG29XTuvc/s200/60afp_titanic.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520112588975582690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penyebab tenggelamnya kapal Titanic yang terjadi pada 1912 silam  ternyata akibat kesalahan kemudi. Kapal pesiar terbesar dan termegah  pada saat itu harusnya bisa diselamatkan andaikata sang kapten tidak  nekad terus berlayar.  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pada 10 April 1912 RMS Titanic bertolak dari Southampton, Inggris  menuju New York, namun pada pelayaran hari keempat kapal yang  dibanggakan tak akan bisa tenggelam itu menabrak gunung es dan tenggelam  sebelum kapal penyelamat tiba. Sekitar 1.500 penumpang tenggelam  bersama kapal megah itu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Adalah Louise Patten, seorang penulis dan cucu dari Charles  Lightoller, pejabat nomor dua terpenting di kapal Titanic saat itu, yang  mengungkap kejadian sebenarnya. Ia mengatakan kebenaran tentang apa  yang terjadi hampir 100 tahun yang lalu telah disembunyikan karena takut  menodai reputasi kakeknya, yang juga seorang pahlawan perang.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Lightoller, adalah perwira paling senior yang selamat dari kejadian  itu. Namun ia menutupi kesalahan saat penyelidikan tenggelamnya kapal.  Karena ia khawatir jika kecelakaan disebabkan kesalahan manusia, maka  sang pemilik kapal akan bangkrut dan rekan-rekannya pun keluar dari  pekerjaan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;"Padahal mereka dengan mudah bisa menghindari gunung es jika bukan  karena perintah yang blunder," kata Patten seperti dikutip Daily  Telegraph. Tenggelamnya kapal Titanic yang relatif cepat itu terjadi  karena pimpinan mereka memaksa kapten untuk terus berlayar usai menabrak  gunung es. "Bukannya kemudi diarahkan ke sebelah kiri gunung es,  pemegang kemudi, Robert Hitchins, panik dan belok ke arah yang salah."&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Patten menulis perubahan dari kapal layar tradisional menjadi kapal  uap berarti ada dua sistem kemudi yang berbeda. Sistem yang satu berarti  memutar roda ke satu arah dan sistem lainnya memutar ke arah yang  berlawanan.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Setelah mereka sadar telah keliru, Patten menambahkan, mereka hanya  memiliki empat menit untuk mengubah arah dan waktu. Perwira Pertama  William Murdoch menyadari sang juru mudi salah, kemudian mencoba  memperbaiki itu namun terlambat.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kakek Patten pun ikut dalam rapat terakhir perwira kapal Titanic  sebelum kapal itu tenggelam. Di sanalah jelas semua kesalahan fatal yang  telah terjadi. Namun yang memperparah kondsii adalah, J. Bruce Ismay,  pemilik White Star Line membujuk kapten untuk terus berlayar.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Keputusan inilah yang membuat kapal tenggelam berjam-jam lebih cepat  daripada seharusnya. "Padahal kalau Titanic diam saja, ia akan bertahan  paling tidak sampai kapal penyelamat datang dan tidak ada yang perlu  mati," ungkap Patten. Selama ini diketahui penyebab tenggelamnya kapal  mewah itu akibat menabrak gunung es yang merobek lambung kapal yang  membuat kapal rusak parah.  sumber: REPUBLIKA.CO.ID&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-2589258141637210417?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/2589258141637210417/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/09/akhirnya-misteri-tenggelamnya-kapal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/2589258141637210417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/2589258141637210417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/09/akhirnya-misteri-tenggelamnya-kapal.html' title='Akhirnya, Misteri Tenggelamnya Kapal Titanic Terungkap'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/TJthJyINLeI/AAAAAAAAAE8/05oG29XTuvc/s72-c/60afp_titanic.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-696437920848395212</id><published>2010-09-11T09:28:00.002+07:00</published><updated>2010-09-11T09:46:43.482+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religi'/><title type='text'>Dekat Bersama Allah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/TIrtNzdBU0I/AAAAAAAAAE0/DBHesbpAL1g/s1600/AA+gym.jpeg"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 125px; height: 165px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/TIrtNzdBU0I/AAAAAAAAAE0/DBHesbpAL1g/s200/AA+gym.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5515481515074605890" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Oleh: Aa Gym&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mendekat kepada Allah jauh lebih mudah daripada mendekat kepada  manusia, karena upaya kita mendekati orang lain, harus dengan orang yang  sudah mengetahui tentang diri kita. Namun mendekat kepada Allah SWT,  Dia sudah mengetahui kita segalanya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mendekat dengan orang butuh waktu untuk menjelaskan mengenai niat  atau maksudnya. Sedangkan mendekat kepada Allah SWT, Dia sudah jelas  melihat keadaan diri kita seutuhnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mendekat kepada orang justru lebih sulit, karena mereka memiliki  sifat su'udzon untuk melindungi diri. Namun bagi Allah SWT, diri kita  yang selama berkhianat saja, masih senantiasa dicukupi. Orang yang susah  dekat dengan Allah SWT, pasti ia tidak sungguh-sungguh ingin mendekat.  Tidak ada yang bisa mendekatkan diri kita kepada Allah SWT, kecuali  Allah SWT sendiri yang akan memperkenalkan diri-Nya dengan berbagai  cara.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mau mendekat dengan seseorang, sedangkan ia memiliki keperluan, maka  kita tidak bisa mendekat jika keperluannya terganggu. Sedangkan bagi  Allah SWT, Dia tidak membutuhkan sesuatu pun dari diri kita.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dekatnya kita dengan seseorang, seringkali karena ada keinginan  tertentu, sehingga menjadikan pendekatannya itu tidak murni. Bagi Allah  SWT, Dia amat menyukai jika diminta dengan memelas, menghiba kepada-Nya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;"Barangsiapa yang sungguh-sungguh mendekat kepada Allah, maka Allah akan membimbingnya."&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Orang yang sudah akhil baligh dan ingin dekat dengan Allah,  bersiaplah digerinda. Untuk mengikis dosa-dosa yang sudah demikian lama  melekat. Namun ia tidak akan terasa berat jika siap meninggalkan  dosa-dosanya. Ia akan menikmati tatkala ujian itu datang, karena ia  meyakini bahwa Allah, dengan ujian itu, hanya sekadar menyentuhkan  ujian, bukan menimpakan. Tanda-tanda dia bertaubat, ia ingin benar-benar  dekat dengan Allah, maka akan dijalankannya ibadah dengan  sebenar-benarnya, hanya karena Allah. Beda dengan mereka yang tidak  sungguh-sungguh kembali kepada Allah, ibadahnya banyak dilakukan untuk  kepentingan dirinya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Maka orang yang dekat dengan Allah, pada dirinya akan terpancar:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Berperilaku sebagai hamba Allah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Merasa dirinya seorang yang faqir, tidak mempunyai apapun, Allah-lah yang memiliki segalanya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dirinya pun merasa bodoh, Allahlah yang mengkaruniai ilmu dan kemampuan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Merasa hina berlumur dosa, sehingga dia tidak berkeinginan untuk ujub dan takabur.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tugas kita adalah sungguh-sungguh mendekat kepada Allah, jaminannya  jelas, bahwa Allah yang akan membimbingnya. Orang susah dekat dengan  Allah SWT bukan berarti Allah tidak mau dekat, melainkan di dalam  hatinya jelas tidak sungguh-sungguh mendekat kepada Allah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ada juga orang yang mendekat kepada Allah untuk barang komoditas.  Ingin dianggap dirinya sebagai orang ahli mujahadah. Dekat dengan Allah  adalah urusan yang sangat pribadi, urusan di dalam hati. Tidak ada  urusan dekat dengan Allah dengan urusan untuk diketahui oleh orang lain.  Kita khawatir banyak menyebut nama Allah SWT sebenarnya bukan dekat  dengan Allah, melainkan kalimat itu digunakan untuk kepentingan diri  kita, seperti ingin dihargai.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ilmu pun bisa menjadi hijab. Hijab ilmu, merasa berilmu, ilmunya  tidak membuat dirinya tersungkur tunduk tawadhu kepada Allah, malah  dirinya merasa terangkat, merasa lebih berkedudukan. Dekat dengan Allah  justru ketika menjadi merasa tidak berilmu. Posisi hamba yang baik itu  meyakini bahwa dirinya tidak memiliki apa pun, kecuali sekadar titipan  Allah. Merasa bahwa dirinya bodoh tidak tahu apa-apa, kecuali sepercik  ilmu yang Allah SWT titipkan. Menyadari ketersesatan dirinya, kecuali  Allah SWT yang menyelamatkannya dengan memberi petunjuk. Lemah tidak  berdaya, kecuali Allah yang menguatkannya. Mestinyanya dengan  bertambahnya ilmu, diri kita merasa bodoh di hadapan Allah. Tidak  memiliki keyakinan terhadap janji dan jaminan Allah, karena terhijabnya  hati oleh merasa memiliki ilmu.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Posisi yang disukai Allah terhadap diri kita adalah benar-benar  menjadi seorang budak/hamba, bukannya kita menjadi tandingan Allah SWT.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Orang yang susah dekat dengan Allah pasti pada dirinya memiliki  masalah pribadi dengan Allah SWT, terkait dengan masalah kejujuran dan  kemurnian. Atau hanya di mulut saja.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;Sesungguhnya telah Kami ciptakan manusia, dan Kami mengetahui apa  yang dibisikan oleh hatinya. Kami lebih dekat kepadanya daripada urat  nadinya.&lt;/em&gt; (QS. Qaaf: 16)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mendekat kepada Allah lebih mudah, karena Allah SWT lebih dekat  dengan kita, tapi kita terhijab oleh hati yang kotor. Maka bersihkanlah  hati. Kemakrifatan hati itu sudah ada, tapi masih tertutup. Maka bukalah  mata hati kita  dengan taubat. Sesungguhnya kehadiran Allah sangat  jelas oleh mata hati. Lumuran dosalah yang membuat tidak terasa  kehadiran Allah di hati, sehingga membuat kita menjadi sering curiga  kepada Allah SWT. Jika mata hati tersingkap, semua akan terasa ringan  dalam melakukan amal shaleh.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-696437920848395212?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/696437920848395212/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/09/oleh-aa-gym-mendekat-kepada-allah-jauh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/696437920848395212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/696437920848395212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/09/oleh-aa-gym-mendekat-kepada-allah-jauh.html' title='Dekat Bersama Allah'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/TIrtNzdBU0I/AAAAAAAAAE0/DBHesbpAL1g/s72-c/AA+gym.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-6679367306466582030</id><published>2010-09-11T09:26:00.001+07:00</published><updated>2010-09-11T09:28:42.233+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religi'/><title type='text'>Waspada Setiap Perbuatan Ada Balasannya</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Oleh: Aa Gym&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pernahkah kita tertimpa sesuatu yang dirasa tidak enak, misalkan  terkena bola golf mengenai kepala. Jangan dulu menyalahkan orang lain  yang tidak sengaja melakukannya itu, melainkan periksa, ingat-ingat, apa  yang telah kita lakukan terhadap orang lain. Bisa jadi kita pernah  melempar sesuatu, ternyata mengenai orang lain tanpa kita sengaja,  misalnya. Demikianlah, suatu perbuatan akan nada balasannya. Bahkan  Allah menerangkan dalam QS Ali Imran : 140 tatkala orang-orang beriman  dalam Perang Uhud mendapat luka, bahwa itu merupakan pergiliran dari  Allah atas luka yang telah menimpa kaum kafir.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum  (kafir) itupun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Setiap  makhluk yang ada di alam semesta ini, tidak ada satu pun yang luput dari  pengawasan Allah. Dan tidak ada satu pun perbuatan manusia yang tidak  diberikan perhitungannya oleh Allah Yang Maha Menyaksikan. Setiap  kebaikan dan keburukan pasti dibalas dengan adil, meskipun hanya sebesar  zarrah. Baik itu di dunia maupun di akhirat kelak.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;"Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu  sendiri dan jika kamu berbuat jahat, maka (kejahatan) itu bagi dirimu  sendiri, dan apabila datang saat hukuman bagi (kejahatan) yang kedua,  (Kami datangkan orang-orang lain) untuk menyuramkan muka-muka kamu dan  mereka masuk ke dalam masjid, sebagaimana musuh-musuhmu memasukinya pada  kali pertama dan untuk membinasakan sehabis-habisnya apa saja yang  mereka kuasai."&lt;/em&gt; (QS. Al Israa: 7)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA dari Nabi SAW, beliau bersabda:  “Barangsiapa pernah menganiaya saudaranya, baik yang berhubungan dengan  kehormatannya ataupun sesuatu yang lain (harta benda), maka hendaknya ia  segera minta dihalalkan (minta ma'af), sebelum tiba masa di mana dinar  dan dirham sudah tiada berguna lagi (sebelum datangnya kematian). (Jika  hal itu tidak dilakukan). Apabila baginya (memiliki simpanan) amal  shalih maka amalnya itu akan diambil (sebagai pengganti) sesuai kadar  kedzalimannya. Dan jika dia tidak memiliki (amal) kebaikan, maka  kejelekan (dosa-dosa) orang yang teraniaya akan dilimpahkan dan  dibebankan kepadanya”. (HR Bukhari)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Memang, kita sering melihat banyak orang yang hidup berkecukupan yang  secara nyata-nyatanya mereka adalah tergolong orang-orang yang sering  berbuat dosa. Lantas bagaimana halnya dengan adanya keyakinan bahwa  balasan dari perbuatan baik adalah kebaikan?&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Orang-orang yang sering terlihat berbuat berdosa, namun terlihat  nyaman dengan berbagai kepemilikian duniawinya, walau demikian bagaimana  dengan kondisi hati mereka? Apakah ada ketenangan di hati mereka? Pasti  tidak ada. Karena, hanya dengan berdzikir kepada Allah hati menjadi  tentram. Buat apa memiliki kekayaan duniawi kalau hati gelisah, makan  tidak tenang, tidur tidak nyenyak.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;“(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi  tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati  Allah-lah hati menjadi tenteram.”&lt;/em&gt; (QS. Ar Ra’du : 28)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Balasan terbaik bukanlah dengan apa yang ia miliki dari kekayaan  duniawi, tetapi semakin dekat kepada Allah, hati yang semakin mantap,  yakin dan istiqomah dalam beribadah kepada Allah. Di saat kita memiliki  niatan yang baik, kita lantas dituntun oleh Allah, bersabar dalam  berusaha, sehingga saat bertemu dengan rizki semua dilakukan dengan  penuh keberkahan. Ditambah dengan dikeluarkannya sedikit dari rizki yang  kita miliki untuk berjuang di jalan Allah, maka semakin nikmat karunia  yang telah Allah berikan ini.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Jangan pernah merasa tidak adanya pertanggungjawaban atas perbuatan  kita di dunia ini, karena semua hal yang kita lakukan diawasi dan  diperhitungkan oleh Allah untuk diberi balasan bahkan di dunia ini juga,  kecuali perbuatan dosa yang segera dimohonkan ampunan-Nya. Semua hal  akan dipertanggungjawabkan, karena pada hari perhitungan kelak, anggota  tubuh ini akan bersaksi.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;"Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada  Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa  yang dahulu mereka usahakan."&lt;/em&gt; (QS. Yaasiin: 65)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu, berhati hatilah dalam menjaga pikiran dan sikap  kita. Terus bersihkan hati, agar kita semakin mudah dalam merasakan  kehadiran dan pengawasan Allah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Seseorang yang tauhidnya bagus, dapat dipastikan bahwa akhlaknya juga  terjaga. Karena, dia yakin bahwa Allah Maha Melihat, sehingga dia akan  sibuk dengan Allah tanpa perlu berakting dan berpura-pura.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;"Kamu tidak berada dalam suatu keadaan dan tidak membaca suatu  ayat dari Al Qur'an dan kamu tidak mengerjakan suatu pekerjaan,  melainkan Kami menjadi saksi atasmu di waktu kamu melakukannya. Tidak  luput dari pengetahuan Tuhanmu biarpun sebesar zarrah (atom) di bumi  ataupun di langit. Tidak ada yang lebih kecil dan tidak (pula) yang  lebih besar dari itu, melainkan (semua tercatat) dalam kitab yang nyata  (Lauh Mahfuzh)."&lt;/em&gt; (QS. Yunus: 61)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kita tidak tahu sesuatu yang terjadi di masa depan. Saat ujian di  sekolah, misalnya, sebagai murid tidak akan pernah tahu materi yang  nantinya akan keluar. Sedangkan Allah Maha Tahu apa pun yang akan  terjadi di kemudian hari dengan detail. Jadi...bergantung saja pada  Allah, berdoa dengan sungguh-sungguh, ikhtiar dengan benar dan baik, dan  lakukanlah hal-hal yang Allah sukai, dan berharaplah semua akan  dimudahkan.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-6679367306466582030?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/6679367306466582030/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/09/waspada-setiap-perbuatan-ada-balasannya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/6679367306466582030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/6679367306466582030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/09/waspada-setiap-perbuatan-ada-balasannya.html' title='Waspada Setiap Perbuatan Ada Balasannya'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-3796846791214923296</id><published>2010-09-11T09:20:00.002+07:00</published><updated>2010-09-11T09:25:52.111+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Religi'/><title type='text'>Makna Silaturrahim</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 255, 255);"&gt;Oleh: Aa Gym&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW mengatakan dalam H.R Bukhari dan Muslim bahwa “barang  siapa yang ingin rizkinya diluaskan dan dipanjangkan umurnya, maka  hendaklah menghubungkan tali silaturahim.” &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Istilah silaturahim di tengah-tengah masyarakat kita sering diartikan  sebagai kegiatan kunjung-mengunjungi, saling bertegur sapa, saling  menolong, dan saling berbuat kebaikan. Namun, sesungguhnya bukan itu  makna silaturahim sesungguhnya. Silaturahim bukan hanya ditandai dengan  saling berbalasan salam tangan atau memohon maaf belaka. Bila mencermati  dari asal katanya, yakni shilat atau washl, yang berarti menyambungkan  atau menghimpun, dan ar-rahiim yang berarti kasih sayang, maka  silaturahim diartikan sebagai menghubungkan kasih sayang antar sesama.  Silaturahim juga bermakna menghubungkan mereka yang sebelumnya terputus  hubungan atau interaksi, dan memberi kepada orang yang tidak memberi  kepada kita. Contohnya adalah ketika ada salah satu pihak yang lebih  dulu menyapa saudaranya, sementara sebelumnya interaksi di antara  keduanya sedang tidak harmonis, maka dialah yang mendapat pahala lebih  besar. Dan juga silaturahim ditandai dengan hubungan dengan hati, yakni  keluasan hati. Sebagaimana yang disebutkan oleh Rasulullah Saw, bahwa  beliau bersabda, "Yang disebut bersilaturahim itu bukanlah seseorang  yang membalas kunjungan atau pemberian, melainkan bersilaturahmi itu  ialah menyambungkan apa yang telah putus" (HR Bukhari).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Demikian, silaturahmi pun memiliki fadhilah yang mustajab untuk  mendatangkan kebaikan; bahkan keburukan, bila memutuskannya. Sebagaimana  disabdakan oleh Rasul saw: "Tahukah kalian tentang sesuatu yang paling  cepat mendatangkan kebaikan ataupun keburukan? 'Sesuatu yang paling  cepat mendatangkan kebaikan,' sabda Rasulullah SAW, 'adalah balasan  (pahala) orang yang berbuat kebaikan dan menghubungkan tali silaturahmi,  sedangkan yang paling cepat mendatangkan keburukan ialah balasan  (siksaaan) bagi orang yang berbuat jahat dan yang memutuskan tali  persaudaraan" (HR Ibnu Majah).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah Saw juga pernah bersabda bahwa “tidak akan masuk surga  orang yang memutuskan tali silaturahim.” Sudah ada balasan dari Allah  bagi orang yang bersilaturahim yaitu surge, dan sebaliknya bagi orang  yang memutuskan tali silaturahim yaitu neraka. Begitu besarnya balasan  Allah sehingga begitu besar juga cobaan yang akan dihadapi. Dalam cobaan  tersebut, hendaknya tidak mendahulukan hawa nafsu dan dendam, sehingga  akan hilang balasan surga dari Allah.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah SAW memberikan tips kepada kita agar terjalin saling mencintai dengan sesama muslim, yakni:&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Tebarkan salam&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menghubungkan tali silaturahim&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Memberi makan kepada yang membutuhkan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Betapa pentingnya silaturahim dalam hubungan sesame, Rasulullah saw  berpesan “sayangilah apa yang ada di muka bumi, niscaya Allah dan  semesta alam akan menyayangimu” (H.R Tirmidzi), yang dapat diartikan  bahwa hak saling berkasih sayang dan silaturahim tidak terbatas pada  kerabat, tetapi sesama makhluk ciptaan Allah SWT.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Oleh karena itu, menjadi sangat penting bagi kita untuk menyadari  bahwa silaturahmi tidak hanya tampilan lahiriah belaka, namun harus  melibatkan pula aspek hati. Dengan kombinasi amalan lahiriah dan amalan  hatinya, kita akan mempunyai kekuatan untuk bisa berbuat silaturahmi  lebih baik. Kalau orang lain mengunjungi kita dan kita balas  mengunjunginya, ini tidak memerlukan kekuatan mental yang kuat. Namun,  bila ada orang yang tidak pernah bersilaturahmi kepada kita, lalu dengan  sengaja kita mengunjunginya, maka inilah yang disebut silaturahmi.  Apalagi bila kita bersilaturahmi kepada orang yang membenci kita atau  seseorang yang sangat menghindari pertemuan dengan kita, lalu kita  mengupayakan diri untuk bertemu dengannya. Inilah silaturahmi yang  sebenarnya.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam sebuah hadis diungkapkan, "Maukah kalian aku tunjukkan amal  yang lebih besar pahalanya daripada shalat dan shaum?" tanya Rasul pada  para sahabat. "Tentu saja," jawab mereka. Beliau kemudian menjelaskan,  "Engkau damaikan yang bertengkar, menyambungkan persaudaraan yang  terputus, mempertemukan kembali saudara-saudara yang terpisah,  menjembatani berbagai kelompok dalam Islam, dan mengukuhkan tali  persaudaraan di antara mereka adalah amal saleh yang besar pahalanya.  Barangsiapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan diluaskan rezekinya,  hendaklah ia menyambungkan tali silaturahmi" (HR Bukhari Muslim).&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Silaturahmi adalah kunci terbukanya rahmat dan pertolongan Allah SWT.  Dengan terhubungnya silaturahim, maka ukhuwah Islamiyah akan terjalin  dengan baik. Semoga kita bisa meraih surga Nya dengan membina  silaturahim antar sesama.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-3796846791214923296?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/3796846791214923296/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/09/makna-silaturrahim.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/3796846791214923296'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/3796846791214923296'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/09/makna-silaturrahim.html' title='Makna Silaturrahim'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-7368507509760586034</id><published>2010-06-07T21:45:00.010+07:00</published><updated>2010-06-07T23:01:40.441+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Olahraga'/><title type='text'>Olahragalah Sebelum Sarapan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/TA0Xys30XcI/AAAAAAAAAEc/jvoujm4ayTY/s1600/fddfd.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 125px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/TA0Xys30XcI/AAAAAAAAAEc/jvoujm4ayTY/s200/fddfd.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5480062481385938370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berlari dengan perut kosong ternyata bukan ide yang buruk. Meski kebanyakan atlet mengonsumsi makanan sebelum latihan, ternyata berolahraga dengan perut kosong bisa membakar lemak lebih cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut telah dinyatakan dalam berbagai bukti penelitian. Yang terbaru, para peneliti dari Eropa menemukan bahwa para atlet sepeda yang berlatih tanpa makan dulu secara siginifkan lemaknya terbakar lebih banyak dibanding atlet yang makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Otot kita mendapat energi dari karbohidrat, itu sebabnya kebanyakan atlet seperti Lance Amstrong biasanya mengonsumsi sejumlah kecil makanan sebelum bersepeda. Namun, bila kita makan sesaat sebelum olahraga, tubuh tidak memiliki cadangan karbohidrat. Sehingga yang dibakar adalah lemak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bila kita berolahraga dengan perut kosong, kadar adrenalin meningkat dan insulin rendah. Rasio itu tepat untuk otot memecah lebih banyak asam lemak," kata Peter Hespel, pakar psikologi olahraga dari Belgia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penelitiannya terhadap para atlet sepeda diketahui meski perut kosong menyebabkan performa menurun, namun jumlah lemak yang dibakar jauh lebih banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2008 Hespel juga melakukan penelitian untuk mengetahui efek daya tahan olahraga bila kita berolahraga dengan perut kosong. Ternyata sejumlah protein dibutuhkan untuk memproses lemak. Ini berarti lemak akan terbakar lebih banyak jika sebelum olahraga kita tidak makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karbohidrat dinilai akan menggangu proses metabolisme lemak, karena itu lebih baik berolahraga sebelum waktu sarapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun pakar lain menilai, pembakaran lemak tersebut tidak terlalu banyak artinya untuk orang yang ingin menguruskan badan. Mengapa? Karena lemak yang dibakar adalah lemak yang terdapat dalam otot. "Pembakaran lemak otot tidak akan berpengaruh pada lemak tubuh secara keseluruhan," kata Andrew Greenberg, direktur laboratorium Obesitas dan Metabolisme dari Tufts University.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagipula, olahraga dengan perut kosong bisa membuat performa buruk karena kita butuh bahan bakar energi untuk melakukan latihan yang intensif. "Bila kadar gula darah rendah, tentu kita tidak bisa berolahraga sebaik saat tubuh berenergi," kata Dr.Alexis Chiang Colvin, ahli kedokteran olahraga.&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-7368507509760586034?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/7368507509760586034/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/06/olahragalah-sebelum-sarapan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/7368507509760586034'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/7368507509760586034'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/06/olahragalah-sebelum-sarapan.html' title='Olahragalah Sebelum Sarapan'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/TA0Xys30XcI/AAAAAAAAAEc/jvoujm4ayTY/s72-c/fddfd.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-7269476233718805711</id><published>2010-06-07T21:45:00.007+07:00</published><updated>2010-06-07T22:49:43.688+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Pembelajaran Sastra Dorong Sikap Kritis</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dosen Universitas Singapura, Dr Azhar Ibrahim Alwee mengatakan, pembelajaran sastra sangat penting dalam pembangunan karena akan mendorong masyarakat bisa bersikap lebih kritis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembelajaran sastra akan mengacu kepada kesadaran sosial yang kritis, sehingga pembangunan akan menjadi terarah, kata Azhar, saat menjadi pembicara dalam seminar internasional, di Palembang, Rabu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminar internasional bahasa, sastra dan budaya digelar di Palembang, 1-2 Juni 2010 dilaksanakan Forkibastra Balai Bahasa Sumsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Azhar, makna dari sastra dapat mengarahkan kepada pemberdayaan yang bukan saja membuat orang menjadi tegas, tetapi juga mampu untuk menghadapi tantangan di masa mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Identitas manusia harus tegas dan bebas dari ketergantungan, dan itu bisa didapat dalam pelajaran sastra, ujar dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menegaskan bahwa sastra merupakan dokumen kebudayaan yang tidak boleh dianggap bersaingan dengan politik sekarang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebersamaan dalam globalisasi mengundang gagasan multibudaya, dengan menempatkan identitas politik kelompok masing-masing sebagai hak kemanusiaan, kata dia lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, pihaknya mengusulkan kurikulum multibudaya yang dapat diterapkan dalam pembelajaran sastra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesemuanya itu, tidak lain bertujuan untuk menjadikan pemberdayaan identitas budaya lokal yang ampuh, ujar Azhar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga berpendapat, umumnya pembelajaran sastra memerlukan nafas baru, sehingga perlu melakukan pendekatan dalam pengajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam makalah berjudul "Pentingnya Paduan Sastra dan Sains Sosial dalam Menghadapi Globalisasi" itu, juga dipertegas bahwa bahasa, sastra, dan budaya merupakan cermin dalam kehidupan manusia.&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-7269476233718805711?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/7269476233718805711/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/06/pembelajaran-sastra-dorong-sikap-kritis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/7269476233718805711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/7269476233718805711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/06/pembelajaran-sastra-dorong-sikap-kritis.html' title='Pembelajaran Sastra Dorong Sikap Kritis'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-8044283380236513291</id><published>2010-06-07T21:45:00.006+07:00</published><updated>2010-06-07T22:45:07.661+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Anak Cerdas Berkat Tidur 11 Jam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/TA0T3LTjFLI/AAAAAAAAAEU/enXgJgJe3Ag/s1600/2010265p.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 167px; height: 125px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/TA0T3LTjFLI/AAAAAAAAAEU/enXgJgJe3Ag/s200/2010265p.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5480058160228275378" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ngin anak Anda berprestasi di sekolah? Biasakanlah mereka untuk selalu tidur tepat waktu setiap malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil riset terbaru para ahli di Amerika Serikat menunjukkan, pola tidur yang teratur membuat anak-anak lebih cerdas. Dibandingkan anak yang tidurnya tidak teratur, mereka yang istirahatnya selalu terjadwal memiliki kemampuan bahasa, membaca dan matematika yang lebih baik di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah hasil penelitian independen para ahli di SRI International yang melibatkan 8.000 anak berusia 4 tahun. Salah satu kesimpulan yang dipaparkan dalam pertemuan Associated Professional Sleep Societies itu juga menyebutkan, anak-anak rata-rata tidurnya kurang dari 11 jam setiap hari menunjukkan kemampuan yang kurang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam riset itu, peneliti menganalisis informasi tentang tidur anak-anak melalui wawancara dengan orang tua.  Informasi ini dikumpulkan saat anak-anak berusia 9 bulan dan diulang saat mereka menginjak usia empat tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pimpinan riset Dr Erika Gaylor menyatakan, data riset juga mengungkapkan banyak anak di AS yang tidak memenuhi kebutuhan tidurnya. Alhasil, anak-anak ini mengalami gangguan dalam pertumbuhan dan sulit mencapai prestasi di sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia merekomendasikan para orang tua untuk mengatur jadwal tidur yang tepat sehingga anak-anak dapat mencapai kualitas tidur yang sehat. Orang tua juga harus meluangkan waktu berinteraksi dengan anak di tempat tidur secara rutin seperti membacakan buku atau mendongeng.&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-8044283380236513291?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/8044283380236513291/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/06/anak-cerdas-berkat-tidur-11-jam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/8044283380236513291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/8044283380236513291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/06/anak-cerdas-berkat-tidur-11-jam.html' title='Anak Cerdas Berkat Tidur 11 Jam'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/TA0T3LTjFLI/AAAAAAAAAEU/enXgJgJe3Ag/s72-c/2010265p.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-706914977585473662</id><published>2010-06-07T21:45:00.004+07:00</published><updated>2010-06-07T22:41:23.677+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Hobi Olahraga, Anak Lebih Berprestasi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rutin melakukan aktivitas olahraga bukan cuma meningkatkan stamina tapi juga bisa meningkatkan prestasi di sekolah. Karena itu para orangtua diajak untuk memberi dorongan dan kesempatan bagi anak-anak untuk mengembangkan aktivitasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penelitian menunjukkan olahraga bisa meningkatkan daya ingat dan konsentrasi, serta berpengaruh positif pada perilaku anak di kelas," tutur Rosa Hertamina, psikolog olahraga dari Universitas Tarumanegara Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan olahraga juga efektif untuk memupuk sikap sportivitas dalam diri anak. "Anak akan diajar untuk menerima keberhasilan atau kegagalan dalam semangat yang positif. Anak juga bisa lebih percaya diri," jelas Rosa dalam acara seminar parenting yang diadakan Frisian Flag di SD Negeri 2 Menteng, Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak yang menemukan gairah dalam olahraga dapat menjaga semangat ini sepanjang hidupnya menuju masa depan yang lebih sehat. Anak yang sudah dikenalkan dengan kegiatan olahraga juga cenderung akan tetap senang melakukan kegiatan olahraga hingga lanjut usia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada berbagai cara untuk mengenalkan olahraga pada anak. Misalnya dengan mengikutkan anak pada klub-klub olahraga khusus anak. Berkaitan dengan hal tersebut PT Frisian Flag Indonesia sejak April 2010 lalu mengadakan kompetisi futsal Frischoolar Competition di 30 sekolah dasar di Jabodetabek, Surabaya dan Makasar.&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-706914977585473662?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/706914977585473662/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/06/hobi-olahraga-anak-lebih-berprestasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/706914977585473662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/706914977585473662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/06/hobi-olahraga-anak-lebih-berprestasi.html' title='Hobi Olahraga, Anak Lebih Berprestasi'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-7457478521339263151</id><published>2010-06-07T21:45:00.002+07:00</published><updated>2010-06-07T22:31:09.089+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Bisa "Bahasa Inggris" Karena Biasa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0in; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p 	{mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0in; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0in; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:8.5in 11.0in; 	margin:1.0in 1.25in 1.0in 1.25in; 	mso-header-margin:.5in; 	mso-footer-margin:.5in; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; 	mso-para-margin:0in; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bagi siapa pun yang sedang berusaha memperlancar kemampuan bahasa Inggris, berikut ada pengalaman sederhana yang bisa dimanfaatkan. Tidak membutuhkan modal besar, waktu yang lama, ataupun ruangan untuk belajar, kecuali keinginan dan kemauan keras untuk "berimajinasi", seolah-olah sedang berbincang dengan seorang lawan bicara.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Disebut sederhana karena tips ini dibuat oleh orang yang sudah berkecimpung dalam dunia bahasa Inggris baru lebih kurang 10 tahun dan pernah mengajar hampir di semua level usia, mulai dari anak-anak sampai dengan orang tua. Deni Kurniawan, nama si pembuat tips ini, adalah seorang instruktur bahasa Inggris yang bekerja di beberapa tempat, antara lain Yayasan LIA, The British Institute, serta Sekolah Bina Gita Gemilang.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Deni mengatakan, berbagai macam cara sudah ditempuhnya untuk membuat peserta didik mencintai bahasa Inggris. Dia bilang, "Kalau sudah mencintai, insya Allah peserta didik akan lancar belajar bahasa Inggris".&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Berikut tips berbahasa sederhana ala Deni Kurniawan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Menulis &lt;/strong&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bahasa adalah kosakata sehingga Deni mencoba memberikan sebanyak mungkin kosakata. Selain itu, Deni juga menyarankan kepada peserta didik untuk mencari kosakata sendiri. Namun, yang paling utama, ujar dia, adalah membuat kosakata-kosakata itu dalam sebuah kalimat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sebagai contoh, ketika peserta didik menemukan kosakata baru, semisal &lt;em&gt;jack&lt;/em&gt; (dongrak). Selanjutnya, si peserta didik harus menggunakan kosakata baru itu dengan cara menuliskannya pada sebuah kalimat seperti, "&lt;em&gt;I need a jack to lift up the car&lt;/em&gt;,&lt;em&gt; so I can change my spare tyre&lt;/em&gt;."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dengan demikian, kata Deni, peserta didik tidak hanya tahu artinya, tetapi juga mengetahui pemakaiannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Membayangkan&lt;/strong&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bisa karena biasa. Seperti maksud dari jargon itu, setelah peserta didik mendapatkan kosakata, cara selanjutnya adalah memakai sesering mungkin kosakata tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;"Wah, harus cari bule atau cari teman dong?" tanya Deni.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Deni pun menjawab sendiri bahwa tidak semestinya begitu. Yang dilakukan Deni adalah berbicara sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Caranya, kata Deni, saat sedang berjalan-jalan sendiri, misalnya, si peserta didik membayangkan seolah-seolah sedang didampingi oleh bule.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Contohnya:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Peserta didik: "&lt;em&gt;How are you?" &lt;/em&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Mr Bule: "&lt;em&gt;I’m fine thank you. And you&lt;/em&gt;?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Peserta didik: "&lt;em&gt;I’m OK&lt;/em&gt;."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Deni mengatakan, percakapan pun dapat terus berlangsung. Peserta didik dapat berusaha membayangkan semua yang akan ia tanyakan dan jawab sendiri. Begitulah seterusnya, sampai akhirnya si peserta didik terbiasa dan terampil menggunakan bahasa Inggris dengan lancar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;!--&lt;span class="c_red font12"&gt;&lt;a href="#"&gt;/ halaman berikutnya&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;--&gt;&lt;!-- s: prev url --&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;    &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-7457478521339263151?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/7457478521339263151/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/06/bisa-bahasa-inggris-karena-biasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/7457478521339263151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/7457478521339263151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/06/bisa-bahasa-inggris-karena-biasa.html' title='Bisa &quot;Bahasa Inggris&quot; Karena Biasa'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-7018958003457796088</id><published>2010-03-25T19:46:00.001+07:00</published><updated>2010-03-25T19:48:39.703+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Teknik Memotivasi Siswa Agar Mau Belajar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sering kita bertanya: “Bagaimana teknik memotivasi siswa agar siswa mau mengikuti proses pembelajaran di kelas?”. Pertanyaan inilah yang menjadi beban bagi guru-guru, terutama bagi guru pemula, mengingat karakteristik siswa yang sangat heterogen dan kondisi iklim belajar di kelas yang bervariasi. Kebervariasian karakteristik siswa di dalam kelas yang sangat kompleks ini, bagi guru pemula sangat sukar untuk dapat dikendalikan ke arah iklim belajar tunggal, yaitu iklim beljar yang kondusif, nyaman, dan bergairah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Mc Donald, motivasi adalah suatu perubahan energi yang ada di dalam diri seseorang yang ditandai dengan munculnya “feeling” atau “hasrat” yang didahului dengan adanya tanggapan terhadap adanya tujuan. Motivasi dapat juga dikatakan sebagai suatu rangkaian usaha yang dilakukan oleh seseorang untuk menyediakan kondisi-kondisi tertentu, sehingga sesorang itu mau dan ingin melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motivasi bisa bersifat instrinksik yaitu motif yang muncul atau berfungsinya tidak perlu dirangsang dari luar terlebih dahulu karena dalam diri setiap individu sudah ada dorongan untuk melakukan sesuatu. Misalnya seorang siswa belajar karena betul-betul ingin mendapatkan pengetahuan, keterampilan agar dapat berubah tingkah lakunya secara konstruktif, tidak karena tujuan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Motivasi juga bisa bersifat ekstrinksif, yaitu motif-motif yang aktif karena adanya rangsangan yang datangnya dari luar diri individu itu sendiri. Misalnya: siswa belajar karena besoknya aka nada ulangan atau ujian dengan harapan mendapatkan nilai yang baik. Motivasi ekstrinksif bukan berarti tidak baik dan tidak penting. Dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas, motivasi ekstrinksif sangat penting. Karena kemungkinan besar keadaan siswa itu menunjukkan sesuatu yang dinamis, dan juga mungkin komponen-komponen lain dalam proses belajar mengajar (PBM) ada yang kurang menarik bagi diri seorang siswa, sehingga diperlukan motivasi ekstrinksif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa bentuk dan cara untuk menumbuhkan motivasi belajar bagi siswa, baik belajar di dalam kelas yang dibimbing guru, ataupun belajar di rumah yang langsung diawasi dan dibina oleh kedua orangtuanya, beberapa rangsangan motivasi tersebut, di antara nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dengan memberi angka (nilai)&lt;br /&gt;Angka atau nilai yang baik bagi siswa merupakan motivasi yang sangat kuat, akan tetapi guru harus berhati-hati dalam memberi nilai kepada siswa didiknya jangan sampai pencapaian angka atau nilai tersebut merupakan tujuan akhir dari belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ego-involvement&lt;br /&gt;Ego-involvement merupakan suatu hal yang dapat menumbuhkan kesadaran kepada diri seorang siswa agar merasakan akan pentingnya suatu tugas dan menerimanya sebagai suatu tantangan sehingga siswa akan berusaha keras untuk menyelesaikannya dengan mempertaruhkan harga dirinya secara nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Berkompetisi atau bersaing&lt;br /&gt;Kompetisi pada setiap diri seorang siswa sangat baik, karena secara individual atau berkelompok dapat meningkatkan motivasi dalam belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Hadiah (Gift)&lt;br /&gt;Hadiah juga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa, tetapi tidak selalu demikian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Ulangan&lt;br /&gt;Seorang diri siswa akan giat belajar, apabila ia mengetahui akan ada ulangan. Mengingat bahwa ulangan merupakan harga diri siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Mengetahui Hasil&lt;br /&gt;Siswa akan terdorong untuk lebih giat belajar, apabila ia mengetahui hasil pekerjaannya. Apalagi hasil ulangannya terjadi kemajuan prestasi. Oleh karena itu hasil ulangan siswa alangkah baiknya setiap ulangan diperiksa oleh guru dan hasilnya diumumkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Memberi Pujian (Reward)&lt;br /&gt;Pujian yang diberikan kepada diri seorang siswa dalam bentuk reinforcement yang positif merupakan motivasi yang baik. Bentuk pujian bisa berupa senyuman guru atau dengan cara menepuk pundak siswa atau dalam bentuk oral guru. Dengan pujian yang tepat akan menciptakan suasana menyenangkan dan dapat meningkatkan gairah belajar siswa untuk belajar lebih giat lagi sekaligus akan membangkitkan harga diri siswa (self esteem).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Memberi Hukuman&lt;br /&gt;Hukuman merupakan reinforcement negative, tetapi hukuman apabila disampaikan secara tepat dan bijak dapat menjadi alat motivasi yang sangat dasyat. Oleh karena itu, seorang guru yang akan memberikan hukuman kepada siswanya, terlebih dahulu harus memahami prinsip-prinsip pemberian hukuman yang bersifat edukasi yang tepat dan berwibawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Tujuan yang disepakati&lt;br /&gt;Rumusan tujuan dalam pembelajaran di kelas yang diterima oleh siswa merupakan alat motivasi yang sangat penting, sebab dengan memahami rumusan tujuan pembelajaran yang tepat yang harus dicapai dalam satu pertemuan kegiatan belajar mengajar di kelas akan dirasa sangat berguna dan menguntungkan, maka akan timbul gairah untuk terus belajar. Rumusan tujuan belajar sebaiknya ditulis terlebih dahulu oleh guru di papan tulis dan rumusan belajar tersebut jangan dihapus selama kegiatan belajar mengajar berlangsung hingga berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Hasrat/minat untuk belajar&lt;br /&gt;Hasrat atau minat untuk belajar berarti ada pada diri anak didik itu sendiri, yang sudah ada pada diri seorang siswa dan memang ada motivasi untuk belajar, sehingga hasil belajarnya akan lebih baik. Motivasi muncul karena ada suatu kebutuhan, begitu juga minat sehingga minat merupakan alat motivasi yang bersifat pokok. Minat dapat ditumbuhkembangkan dengan cara: membangkitkan adanya suatu kebutuhan, menghbungkan dngan pengalaman yang sudah ada sebelumnya, memberi kesempatan untuk mendapatkan hasil yang baik, menggunakan berbagai macam bentuk mengajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: www.russamsimartomidjojocentre.blogspot.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-7018958003457796088?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/7018958003457796088/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/03/teknik-memotivasi-siswa-agar-mau.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/7018958003457796088'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/7018958003457796088'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/03/teknik-memotivasi-siswa-agar-mau.html' title='Teknik Memotivasi Siswa Agar Mau Belajar'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-8899605553541715204</id><published>2010-01-14T21:49:00.003+07:00</published><updated>2010-02-14T12:02:40.897+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh'/><title type='text'>Gus Dur Terima First Freedom Award</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="country-region"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="State"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="PlaceType"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="PlaceName"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} p 	{mso-margin-top-alt:auto; 	margin-right:0cm; 	mso-margin-bottom-alt:auto; 	margin-left:0cm; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:35.4pt; 	mso-footer-margin:35.4pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;. &lt;/span&gt;Atas konsistensi memperjuangkan demokrasi dan toleransi beragama, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;First&lt;/st1:placename&gt; &lt;st1:placename st="on"&gt;Freedom&lt;/st1:placename&gt;  &lt;st1:placetype st="on"&gt;Center&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt; menganugerahkan KH. Abdurrahman Wahid alias Gus Dur First Freedom Award 2010. Ini merupakan penghargaan tahunan bergengsi bagi mereka yang dinilai gigih dalam memperjuangkan kebebasan berpikir, HAM bagi seluruh keyakinan, tradisi dan agama. Penghargaan itu biasanya dibagi untuk tiga kategori: &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Virginia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;, nasional, dan internasional.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;First&lt;/st1:placename&gt;  &lt;st1:placename st="on"&gt;Freedom&lt;/st1:placename&gt; &lt;st1:placetype st="on"&gt;Center&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt; merupakan lembaga yang berusaha memperjuangkan kesepahaman dan penghormatan kepada kebebasan beragama melalui pendidikan dan sejumlah program lainnya. Lembaga ini didirikan pada 1984 saat akan merayakan peringatan dua abad dari Statuta Virginia untuk Kebebasan Beragama, yang kemudian tahun 1786 oleh Majelis Umum Virginia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sejak masa kediktatoran Soeharto, sebagai tokoh yang memiliki banyak pengikut lintas profesi dan kelompok, Gus Dur amat gigih memperjuangkan toleransi dan pluralisme. Sikap itu juga ditunjukkan mantan pemimpin ormas keagamaan terbesar itu hingga ajal menjemputnya. Pada tahun 2004, setelah masa kepresidenannya, Gus Dur mendirikan The Wahid Institute, sebuah pusat penelitian yang mempromosikan toleransi dan pengertian di dunia melalui pertukaran dan penyebaran pemikiran Islam progresif. "Gus Dur terus mendukung pemerintah sekuler untuk &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;, membela agama minoritas, dan kampanye melawan ekstremisme agama di seluruh dunia," seperti dikutip &lt;em&gt;firstfreedom.org&lt;/em&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Di tahun-tahun sebelumnya, sejumlah tokoh yang telah menerima penghargaan ini antara lain Madeleine K. Albright (mantan U.S. Secretary of State), Dr. Garry Wills (pemenang Pulitzer Prize); Tony Blair (Perdana Menteri Inggris), dan M. Farooq Kathwari (Pimpinan dan CEO Ethan Allen dan pendiri Kashmir Study Group). Tahun 2006 Václav Havel mantan Presiden Cekoslovakia juga menerima penghargaan yang lazimnya digelar setiap Januari itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pada tahun ini, selain Gus Dur dua tokoh lain yang menerima penghargaan adalah Felice Gaer untuk level nasional dan Profesor Melissa Rogers untuk level &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Virginia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt;. Felice Gaer Direktur the Jacob Blaustein Institute untuk pengembangan HAM Komite Yahudi Amerika sejak 1993, dan salah seorang anggota terkemuka dari USCIRF (U.S. Commission on International Religious Freedom) sejak 2001. Adapun Melissa Rogers, Direktur the &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:placename st="on"&gt;Divinity&lt;/st1:placename&gt;  &lt;st1:placetype st="on"&gt;School&lt;/st1:placetype&gt;&lt;/st1:place&gt;'s Center for Religion and Public Affairs sejak 2003. Pada 2009, Presiden Obama menunjuknya sebagai Advisory Council on Faith-Based and Neighborhood Partnerships, kelompok yang terdiri dari 25 pemimpin dan ahli di bidang agama. Penulis &lt;em&gt;Religious Freedom and the Supreme Court &lt;/em&gt;ini pernah memberi kesaksian di depan Kongres terkait isu kebebasan beragama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sedianya penghargaan ini akan digelar pada 14 Januari mendatang di Hotel Richmond Marriott, Virginia, Amerika Serikat. Sayanganya, sebelum acara itu Gus Dur lebih dulu meninggal akibat komplikasi penyakit pada 30 Desember 2009 di RSCM Jakarta pukul 18.45 WIB. (Sumber: Gusdur.net)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-8899605553541715204?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/8899605553541715204/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/01/gus-dur-terima-first-freedom-award.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/8899605553541715204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/8899605553541715204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2010/01/gus-dur-terima-first-freedom-award.html' title='Gus Dur Terima First Freedom Award'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-8141484946354463501</id><published>2009-12-31T22:05:00.007+07:00</published><updated>2010-02-14T12:04:27.260+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh'/><title type='text'>Hasyim: Banyak Orang Melupakan Jasa Gus Dur</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; font-family: arial;"&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="text-align: justify;font-family:arial;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Jombang&lt;/b&gt; Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi mengatakan, banyak orang selama ini yang telah melupakan jasa-jasa mantan Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebagai manusia biasa, Gus Dur pasti punya kelemahan. Secara fisik, kesehatan, dan lingkungan, beliau punya keterbatasan. Kelemahan ini yang banyak dieksploitasi banyak orang sehingga seakan-akan Gus Dur tidak ada jasa-jasanya terhadap bangsa ini," katanya saat ditemui usai pemakaman Gus Dur di Pondok Pesantren (PP) Tebuireng, Cukir, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Kamis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal menurut dia, Gus Dur telah meletakkan dasar-dasar dan wawasan kebangsaan dan kemanusiaan, peris pada saat Nahdlatul Ulama (NU) menggelar muktamar di Situbondo, Jatim pada 1984.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat itu rezim Orba (Orde Baru) sedang kencang-kencangnya melakukan sentralisasi ideologi, tapi Gus Dur tetap melakukan gerakan-gerakan demokratisasi. Nah, itu penuh risiko, tapi akhirnya berhasil. Setelah berhasil, pemikiran Gus Dur itu diejawantahkan dalam aturan perundangan-undangan negara sehingga yang pemerintah sekarang tinggal enaknya saja melaksanakannya," kata Hasyim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, dalam dunia politik, lanjut dia, tidak mengenang jasa sehingga yang menonjol adalah kelemahan-kelemahan yang ada pada diri Gus Dur. "Itulah masalahnya. Memang ketika beliau sakit, kondisi fisiknya terbatas dan emosinya tidak terkendali, tentu saja ada penurunan kualitas perjuangan Gus Dur. Tetapi itu harus dimaklumi karena Gus Dur juga manusia biasa," katanya menambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berharap kepada para penerus Gus Dur, terutama kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)--sebagai parpol yang kelahirannya dibidani Gus Dur dan sejumlah ulama khosh--mampu menggali ide-ide dasar yang dikembangkan Gus Dur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kelebihan Gus Dur terletak pada ide-ide dasar, tapi dalam melaksanakannya beliau banyak memiliki keterbatasan. Maka yang terpenting adalah para penerusnya bisa melanjutkan dan mengemas ide dasar Gus Dur itu lalu mengimplementasikannya sesuai dengan dinamika yang ada," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja dia mengingatkan, hal itu tidak bisa dilakukan secara individu. "Itu harus dilakukan secara kolektif. Tidak bisa diserahkan pada satu orang karena susah mencari sosok karismatik seperti Gus Dur. Yang bisa dilakukan sekarang ini adalah membuat sistem manajemen yang berkharisma," kata Hasyim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan itu, dia menyerukan kepada warga nahdliyin untuk menggelar tahlilan, membaca Alquran, dan terus mendoakan Gus Dur agar mendapatkan syafaat dari Rasulullah saw. "Ini merupakan penghargaan terhadap masa depan Gus Dur di alam `barzah` (kubur)," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasyim berpendapat, pengibaran bendera Merah-Putih setengah tiang dan upacara kenegaraan yang dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di PP Tebuireng merupakan bentuk penghargaan terhadap masa lalu Gus Dur. "Akan tetapi yang perlu diingat, bendera setengah tiang dan bentuk penghormatan lainnya itu tidak diperlukan oleh Munkar dan Nakir (dua malaikat yang bertugas memberikan pertanyaan kepada setiap manusia di alam kubur)," katanya. (Sumber: Antara news)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;         &lt;/p&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-8141484946354463501?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/8141484946354463501/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2009/12/hasyim-banyak-orang-melupakan-jasa-gus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/8141484946354463501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/8141484946354463501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2009/12/hasyim-banyak-orang-melupakan-jasa-gus.html' title='Hasyim: Banyak Orang Melupakan Jasa Gus Dur'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-3770575615425689716</id><published>2009-12-31T11:01:00.009+07:00</published><updated>2010-02-14T12:05:18.275+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh'/><title type='text'>Gus Dur Wafat, Sultan Khawatirkan Perilaku Elit Politik kian Tak Beradab</title><content type='html'>&lt;h5  style="text-align: justify; font-weight: normal;font-family:times new roman;"&gt;&lt;span id="advenueINTEXT" name="advenueINTEXT"  style="font-size:130%;"&gt; &lt;strong&gt;YOGYAKARTA -&lt;/strong&gt; Salah satu deklarator Ciganjur 1 Sri Sultan HB X mengaku khawatir dengan perilaku para elit politik sepeninggal Gus Dur kian tak berbudaya (beradab) dalam berpolitik. Selama ini dalam pandangan Sultan sosok Gus Dur merupakan tokoh besar yang selalu mengedepankan budaya dalam setiap perilaku dan kebijakannya termasuk dalam berpolitik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kekhawatirannya kalau para elite seperti saat ini yang selalu saja mengedepankan politik dan mengesampingkan peradaban seperti halnya telah dicontohkan oleh Gus Dur,” kata Sultan, Kamis (31/12/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh Sultan mengatakan sebagai tokoh besar Gus Dur tidak saja ikut menumbuhkan demokratisasi di Indonesia namun juga bagaimana masyarakat yang majemuk dan plural ini bisa semakin menatap masa depan dengan lebih mengedepankan peradaban. Pendekatan peradaban jauh lebih berharga dibandingkan pendekatan yang selalu berbau materi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dia selalu mengidealisasi tumbuhnya demokratisasi dan juga menjaga selalu pluralitas dalam Kebhineka Tunggal Ikaan,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sultan sendiri mengaku tidak bisa menghadiri pemakaman Gus Dur di Jombang maupun datang di Jakarta. Meski demikian Sultan sudah mengirimkan ucapan bela sungkawa kepada keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu terkait wafatnya Gus Dur masyarakat di Yogyakarta juga mengibarkan bendera setengah tiang. Selain itu berbagai instansi seperti kantor Gubernuran, gedung DPRD DIY, kantor perbankan hingga sepanjang jalan Malioboro juga nampak berkibar bendera setengah tiang. (Sumber: Okezone.com)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h5&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-3770575615425689716?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/3770575615425689716/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2009/12/gus-dur-wafat-sultan-khawatirkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/3770575615425689716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/3770575615425689716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2009/12/gus-dur-wafat-sultan-khawatirkan.html' title='Gus Dur Wafat, Sultan Khawatirkan Perilaku Elit Politik kian Tak Beradab'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-2644835482714833153</id><published>2009-12-31T11:00:00.005+07:00</published><updated>2010-02-14T12:06:29.357+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh'/><title type='text'>Catatan oleh Yahya Cholil Staqup, mantan Juru Bicara Presiden Gus Dur</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/Szwkup-xE_I/AAAAAAAAAEE/eu-A7t4_ZmQ/s1600-h/Gus+Dur.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 116px; height: 169px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/Szwkup-xE_I/AAAAAAAAAEE/eu-A7t4_ZmQ/s200/Gus+Dur.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5421248435408933874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="place" downloadurl="http://www.5iantlavalamp.com/"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="City" downloadurl="http://www.5iamas-microsoft-com:office:smarttags"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;o:smarttagtype namespaceuri="urn:schemas-microsoft-com:office:smarttags" name="country-region"&gt;&lt;/o:smarttagtype&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;object classid="clsid:38481807-CA0E-42D2-BF39-B33AF135CC4D" id="ieooui"&gt;&lt;/object&gt; &lt;style&gt; st1\:*{behavior:url(#ieooui) } &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;KOMPAS.com - &lt;/strong&gt;Ini kehilangan tak terperi. Tapi diam-diam aku merasakannya seperti formalitas saja. Ketuk palu atas sesuatu yang telah ditetapkan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehilangan yang sesungguhnya telah terjadi dua belas tahun yang lalu, ketika suatu hari kamar mandi kantor PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama), di Kramat Raya &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Jakarta&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;, tak kunjung terbuka. Kamar mandi itu terkunci dari dalam dan Gus Dur ada di dalamnya. Orang-orang menggedor-gedor pintu, tak ada sahutan. Ketika akhirnya pintu itu dijebol, orang mendapati Gus Dur tergeletak bersimbah darah muntahannya sendiri. Itulah stroke-nya yang pertama dan paling dahsyat, yang sungguh-sungguh merenggut kedigdayaan fisiknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum malapetaka itu, Gus Dur adalah sosok “pendekar” yang nyaris tak terkalahkan. Pada waktu itu, tak ada yang tak sepakat bahwa beliau adalah salah satu tumpuan harapan untuk masa depan &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt; yang lebih baik. Tapi ketika akhirnya memperoleh kesempatan menakhodai bangsa ini, keruntuhan fisik telah membelenggu beliau sedemikian rupa sehingga gelombang pertempuran yang terlampau berat pun menggerusnya. Aku tak pernah berhenti percaya bahwa seandainya yang menjadi presiden waktu itu adalah Gus Dur sebelum sakit, pastilah hari ini Indonesia sudah punya wajah yang berbeda, wajah yang lebih cerah dan lebih bersinar harapannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku telah menjadi pengagum berat Gus Dur dan mendaulat diriku sendiri sebagai murid beliau sejak aku masih remaja. Tapi memang Gus Dur telampau besar untukku, sehingga aku tak pernah mampu menangkap secuil pemahaman yang berarti dari ilmunya, kecuali senantiasa terlongong-longong takjub oleh gagasan-gagasan dan tindakan-tindakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika datang kesempatan bagiku untuk benar-benar mendekat secara fisik dengan tokoh idolaku, yaitu saat aku ditunjuk sebagai salah seorang juru bicara presiden, saat itulah pengalaman-pengalaman besar kualami. Bukan karena aku melompat dari santri kendil menjadi pejabat negara. Bukan sorot kamera para wartawan, bukan pula ta’dhim pegawai-pegawai negeri. Tapi inspirasi-inspirasi yang berebutan menjubeli kepala dan dadaku dari penglihatanku atas langkah-langkah presidenku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, langkah-langkah Presiden Gus Dur waktu itu mengingatkanku kembali pada kitab DBR (Di Bawah Bendera Revolusi) yang kukhatamkan sewaktu kelas satu SMP dulu. Mengingatkanku pada “Nawaksara”, mengingatkanku pada “Revolusi belum selesai!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang mengecam kegemarannya berkeliling dunia, mengunjungi negara-negara yang dalam pandangan umum dianggap kurang relevan dengan kepentingan &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Namun aku justru melihat daftar negara-negara yang beliau kunjungi itu identik dengan daftar undangan Konferensi Asia-Afrika. Brasil mengekspor sekian ratus ribu ton kedelai ke Amerika setiap tahunnya, sedangkan kita mengimpor lebih separuh jumlah itu, dari Amerika pula. Maka presidenku datang ke &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Rio De Janeiro&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; ingin membeli langsung kedelai dari sumbernya tanpa makelar Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;st1:country-region st="on"&gt;Venezuela&lt;/st1:country-region&gt; mengimpor seratus persen belanja rempah-rempahnya dari &lt;st1:city st="on"&gt;Rotterdam&lt;/st1:city&gt;, sedangkan kita mengekspor seratus persen rempah-rempah ke &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;. Maka presidenku menawari Hugo Chavez membeli rempah-rempah langsung dari kita. Gus Dur mengusulkan kepada Sultan Hasanal Bolkiah untuk membangun Islamic Financial Center di Brunei Darussalam, lalu melobi negara-negara Timur Tengah untuk mengalihkan duit mereka dari bank-bank di Singapura ke &lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;sana&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali pikiranku melompat serampangan. Tapi sungguh yang terbetik di benakku waktu itu adalah bahwa Gus Dur, presidenku, sedang menempuh jalan menuju cakrawala yang dicita-citakan pendahulunya, Pemimpin Besarku, Bung Karno. Yaitu mengejar kemerdekaan yang bukan hanya label, tapi kemerdekaan hakiki bagi manusia-manusia &lt;st1:country-region st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Indonesia&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:country-region&gt;. Yaitu bahwa masalah-masalah bangsa ini hanya bisa dituntaskan apabila berbagai ketidakadilan dalam tata dunia yang mapan pun dapat diatasi. Yaitu bahwa dalam perjuangan semesta itu harus tergalang kerjasama diantara bangsa-bangsa tertindas menghadapi bangsa-bangsa penindas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, Gus Dur mengikhtiarkan perjuangan itu dengan caranya sendiri. Bukan dengan agitasi politik, bukan dengan machtsforming, tapi dengan langkah-langkah taktis yang substansial, cara-cara yang selama karir politiknya sendiri memang menjadi andalannya. Yang bagi banyak orang terlihat sebagai kontroversi, bagiku adalah cara cerdik beliau menyiasati pertarungan melawan kekuatan-kekuatan besar, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, yang terlampau berat untuk ditabrak secara langsung dan terang-terangan. Gus Dur terhadap Bung Karno, bagiku layaknya Deng Xiao &lt;st1:place st="on"&gt;Ping&lt;/st1:place&gt; terhadap Mao Tse Tung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi pahlawanku bertempur di tengah sakit, seperti Panglima Besar Soedirman di hutan-hutan gerilyanya. Maka nasib Diponegoro pun dicicipinya pula…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang belakangan bertanya-tanya, mengapa orang tua yang sakit-sakitan itu tak mau berhenti saja, beristirahat menghemat umurnya, ketimbang ngotot seolah terus-menerus mencari-cari posisi di tengah silang-sengkarut dunia yang kian semrawut saja. Saksikanlah, wahai bangsaku, inilah orang yang terlalu mencintaimu, sehingga tak tahan walau sedetik pun meninggalkanmu. Inilah orang yang begitu yakin dan determined akan cita-citanya, sehingga rasa sakit macam apa pun tak akan bisa menghentikannya. Selama napas masih hilir-mudik di paru-parunya, selama detak masih berdenyut di jantungnya, selama hayat masih dikandung badannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah menyelimutkan kasih sayang paripurnanya untuk hambaNya yang mulia itu. Memperbolehkannya beristirahat dari dunia tempat ia mengais bekal akhiratnya. Semoga sesudah ini segera tercurah pula kasih sayang Allah untuk bangsa yang amat dicintainya ini, agar dapat beristirahat dari silang-sengkarut nestapa rakyatnya. Gus Durku, Bung Karnoku… Selamat jalan….&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;  &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-2644835482714833153?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/2644835482714833153/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2009/12/catatan-oleh-yahya-cholil-staqup-mantan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/2644835482714833153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/2644835482714833153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2009/12/catatan-oleh-yahya-cholil-staqup-mantan.html' title='Catatan oleh Yahya Cholil Staqup, mantan Juru Bicara Presiden Gus Dur'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/Szwkup-xE_I/AAAAAAAAAEE/eu-A7t4_ZmQ/s72-c/Gus+Dur.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-461426871914210019</id><published>2009-12-26T07:58:00.006+07:00</published><updated>2010-02-14T12:07:12.615+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh'/><title type='text'>Wimar: Gus Dur Membuat Saya Bangga Menjadi Orang Indoneia</title><content type='html'>&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;JAKARTA,&lt;/strong&gt; Mengiringi kepergian jenazah mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (69), mantan juru bicara Gus Dur, Wimar Witoelar, mengaku bangga dengan sosok Gus Dur.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;"Pandangan-pandangan hidup Gus Dur membuat rasa malu saya sebagai orang Indonesia diganti dengan rasa bangga," ujar Wimar seusai jenazah Gus Dur diberangkatkan dari rumah duka, Warung Sila, Ciganjur, Jakarta, Kamis (31/12/2009).&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Wimar yang sangat dekat dengan Gus Dur tampak sangat tenang melepas kepergian mantan Presiden RI itu. "Pandangan hidup beliau membuat pandangan saya jadi lengkap. Pandangan beliau jauh lebih besar daripada politisinya, pejabatnya, birokratnya, pedagangnya Indonesia," ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sayangnya, Wimar tidak dapat mengikuti upacara pemakaman Gus Dur di Jombang. "Enggak, saya enggak kuat," imbuhnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Malam nanti akan digelar tahlilan untuk mendoakan jenazah almarhum Gus Dur selepas isya atau sekitar pukul 19.00. (Sumber: Kompas:com)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-461426871914210019?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/461426871914210019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2009/12/17000-sekolah-masuk-jaringan-internet.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/461426871914210019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/461426871914210019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2009/12/17000-sekolah-masuk-jaringan-internet.html' title='Wimar: Gus Dur Membuat Saya Bangga Menjadi Orang Indoneia'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-628769061748516011</id><published>2009-11-12T23:43:00.016+07:00</published><updated>2010-02-14T12:08:24.292+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Tunjangan Bagi Guru PNS yang Belum Mendapatkan Tunjangan Profesi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Jakarta, &lt;/i&gt;Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan, pemerintah akan memberikan tambahan&lt;i&gt; &lt;/i&gt;pengnghasilan bagi guru pegawai negeri sipil (PNS) yang belum mendapatkan tunjangan profesi sebanyak Rp 250.000,00. Tambahan penghasilan yang diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 52 Tahun 2009 ini diberikan terhitung mulai 1 Januari 2009.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;"Dengan keluarnya peraturan presiden itu, syukur Alhamdulillah penghasilan guru terendah dapat mencapai sekurang-kurangnya 2.000.000 rupiah per bulan," kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada acara Puncak Peringatan  Hari Guru Nasional Tahun 2009 dan HUT Ke-64 PGRI di Stadion Tenis Indoor, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (1/12/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden menyebutkan saat ini terdapat sekitar 2,1 juta guru di lingkungan Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dan sekitar 400.000 guru di lingkungan Departemen Agama yang belum mendapatkan tunjangan sertifikasi. Kebijakan pemberian tambahan penghasilan ini, kata Presiden, adalah sebagai penghargaan pemerintah terhadap profesi guru dan tindak lanjut dari pidato kenegaraan yang disampaikan di depan Sidang Paripurna DPR RI pada 15 Agustus 2009 yang lalu. (Sumber: www.diknas.go.id)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-628769061748516011?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/628769061748516011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/628769061748516011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2009/11/sekapur-sirih.html' title='Tunjangan Bagi Guru PNS yang Belum Mendapatkan Tunjangan Profesi'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-5773825013723247763</id><published>2009-11-08T22:06:00.005+07:00</published><updated>2010-02-14T12:09:16.633+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Pendidikan'/><title type='text'>Guru Dituntut Dapat Berperan Multifungsi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Jakarta, Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono mengemukakan, perjalanan sejarah bangsa-bangsa di dunia telah mengajarkan...&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;bahwa bangsa yang maju, modern, sejahtera, dan bermartabat adalah bangsa yang memiliki sistem dan praktek pendidikan yang bermutu. Pendidikan yang bermutu merupakan syarat utama untuk mewujudkan kehidupan bangsa yang unggul dan maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal tersebut disampaikan Presiden pada acara Puncak Peringatan  Hari Guru Nasional Tahun 2009 dan HUT Ke-64 PGRI di Stadion Tenis Indoor, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Selasa, (01/12).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Presiden mengatakan, pendidikan yang bermutu akan sangat tergantung pada keberadaan guru yang bermutu yaitu guru yang profesional, sejahtera, dan bermartabat. Memasuki abad 21 yang dikenal sebagai abad pengetahuan, tatanan pembangunan pendidikan tidaklah semakin ringan. Maka sosok guru di abad pengetahuan ini harus ditandai dengan keteguhan iman dan taqwa, tingginya semangat nasionalisme, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta wawasan yang jauh ke depan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut Presiden mengatakan bahwa paradigma pembangunan pendidikan telah memasuki ranah yang makin kompleks. Oleh karena itulah paradigma pendidikan di abad ke-21 menuntut perubahan peran guru. "Guru harus mampu menjadi insan pendidik yang makin profesional, kreatif, dan dinamis. Insan pendidik yang sanggup menciptakan suasana dan lingkungan belajar yang inovatif. Insan pendidik yang sanggup menunaikan peran multifungsi sebagai fasilitator, motivator, komunikator, transformator, bahkan sebagai agen perubahan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejalan dengan itu, Presiden mengatakan bahwa guru harus mampu melakukan reformasi metodologi pembelajaran yang berorientasi kepada murid dan bukan kepada guru. Dengan peran multifungsi itu para guru diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan teknologi sekaligus mampu membentuk sikap jiwa dan karakter murid-muridnya agar mampu bertahan di era kompetisi yang semakin ketat di abad ke-21 ini. "Guru yang mampu membawa perubahan peradaban bagi generasi yang sedang tumbuh mekar," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Sambutannya, Presiden berpesan, kepada Mendiknas, agar terus memberikan perhatian yang besar pada pembinaan dan peningkatan profesi para guru dan dosen. "Percepat upaya peningkatan kualifikasi guru melalui pengakuan atas pengalaman kerja dan hasil belajar bagi guru yang akan melanjutkan studi ke jenjang S1," katanya. (Sumber: www.diknas.go.id)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-5773825013723247763?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/5773825013723247763/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2009/11/guru-dituntut-dapat-berperan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/5773825013723247763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/5773825013723247763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2009/11/guru-dituntut-dapat-berperan.html' title='Guru Dituntut Dapat Berperan Multifungsi'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-4355708485441702999</id><published>2009-11-08T22:04:00.006+07:00</published><updated>2010-02-14T12:09:54.833+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tokoh'/><title type='text'>Gus Dur Semakin Membaik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;strong&gt;Jakarta&lt;/strong&gt;, Mantan Presiden Abdurahman Wahid alias Gus dur&lt;br /&gt;setelah dirawat di kamar 116 VIP lantai dasar Gedung A RSCM, malam ini, Jumat, 25/12/2009, dipindahkan ke Ruang Pusat Jantung Terpadu, RSCM Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di ruang khusus tersebut, mantan orang nomer satu di republik ini menjalani cuci darah selama lebih dari lima jam. Setelah itu, Gus Dur harus menjalani perawatan giginya yang bengkak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kemarin kita khan pergi ke Rembang, Jombang dan Surabaya. Baru sekarang sempat cuci darah, khan rutin, setelah itu gigi," ujar Ny. Sinta Nuriyah Wahid, istri Gus Dur, menjelaskan, kondisi kesehatan suaminya semakin membaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, setiap minggunya, Gus Dur harus menjalani cuci darah. Soal lamanya, suaminya harus menginap di RS, tergantung dari tim dokter dan Gus Dur sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti telah diberitakan sebelumnya, setelah menjalani perawatan di Pascakunjungan ke sejumlah pesantren di Jawa Timur, Gus Dur mengalami kelelahan hingga kadar gula darahnya memburuk dan harus dirawat di RSCM. (Sumber: Elshinta.com)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-4355708485441702999?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/4355708485441702999/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2009/11/sari-info.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/4355708485441702999'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/4355708485441702999'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2009/11/sari-info.html' title='Gus Dur Semakin Membaik'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-985413359852449518</id><published>2009-06-04T21:23:00.018+07:00</published><updated>2009-11-04T23:50:18.014+07:00</updated><title type='text'>Cerpen</title><content type='html'>&lt;a href="http://hadi-s9.blogspot.com/2009/06/emak-setidaknya-tersenumlah.html"&gt;Emak, Setidaknya Tersenyumlah&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hadi-s9.blogspot.com/2009/06/kemenangan-sholeh-si-pemabuk-dan.html"&gt;Kemenangan Sholeh, si Pemabuk dan Penjudi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hadi-s9.blogspot.com/2009/06/asa-yang-tersisa-di-malam-takbir_05.html"&gt;Asa Yang Tersisa di Malam Takbir&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hadi-s9.blogspot.com/2009/06/tersenyumlah-bidadariku-yang-terluka.html"&gt;Tersenyumlah Bidadariku Yang Terluka&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hadi-s9.blogspot.com/2009/06/lelaki-dan-layang-layang.html"&gt;Lelaki dan Layang-Layang&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hadi-s9.blogspot.com/2009/06/sajak-bisu-untuk-cinta.html"&gt;Sajak Bisu Untuk Cinta&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hadi-s9.blogspot.com/2009/06/peri-yang-tua-dan-mati-dalam-damai.html"&gt;Peri yang Tua dan Mati dalam Damai&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hadi-s9.blogspot.com/2009/06/hati-ibu.html"&gt;Hati Ibu&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hadi-s9.blogspot.com/2009/06/asma-nadia.html"&gt;Asma Nadia&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hadi-s9.blogspot.com/2009/07/sebuah-rumah-yang-hangat.html"&gt;Sebuah Rumah yang Hangat&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hadi-s9.blogspot.com/2009/07/pelengkap-hati-bernama-diana.html"&gt;Pelengkap Hati Bernama Diana&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hadi-s9.blogspot.com/2009/11/arti-penting-sebuah-ijazah.html"&gt;Arti Penting Sebuah Ijazah&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-985413359852449518?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/985413359852449518/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2009/06/cerpen.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/985413359852449518'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/985413359852449518'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2009/06/cerpen.html' title='Cerpen'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-2003324132963632228</id><published>2009-05-11T19:04:00.007+07:00</published><updated>2009-05-13T20:16:57.112+07:00</updated><title type='text'>Artikel Agama</title><content type='html'>&lt;a href="http://hadi-s99.blogspot.com/2009/05/pendidikan-bermoral-dan-tayangan.html"&gt;Pendidikan Bermoral dan Tayangan Bermoral&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hadi-s99.blogspot.com/2009/05/definisi-dan-keutamaan-membaca-shalawat.html"&gt;Devinisi dan Keutamaan Membaca Sholawat&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-2003324132963632228?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/2003324132963632228/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2009/05/artikel-agama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/2003324132963632228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/2003324132963632228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2009/05/artikel-agama.html' title='Artikel Agama'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-6194399334389344102</id><published>2009-05-11T18:30:00.012+07:00</published><updated>2009-06-04T21:22:21.337+07:00</updated><title type='text'>Artikel Pendidikan</title><content type='html'>&lt;a href="http://hadi-s99.blogspot.com/2009/05/malas-penghalang-kesuksesan.html"&gt;Malas Penghalang Kesuksesan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hadi-s99.blogspot.com/2009/05/tuhan-menghendaki-kita-pintar.html"&gt;Tuhan Menghendaki Kita Pintar, Belajarlah!&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hadi-s99.blogspot.com/2009/05/menciptakan-pendidikan-efektif.html"&gt;Menciptakan Pendidikan Efektif&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hadi-s99.blogspot.com/2009/05/peningkatan-profesionalisme-guru-di.html"&gt;Peningkatan Profesionalisme Guru di Abad Pengetahuan&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://hadi-s99.blogspot.com/2009/05/pendidikan-sekaran-dan-masa-depan.html"&gt;Pendidikan Sekarang dan Masa Depan&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-6194399334389344102?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/6194399334389344102/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2009/05/artikel-pendidikan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/6194399334389344102'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/6194399334389344102'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2009/05/artikel-pendidikan.html' title='Artikel Pendidikan'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6590532185646576223.post-6599203025702627430</id><published>2008-12-29T12:46:00.014+07:00</published><updated>2010-09-02T00:19:55.076+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Syahdatul'/><title type='text'>Mau Download?</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);"&gt;NOVEL&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style="color: rgb(204, 255, 255);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 11"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CADMINI%7E1%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" latentstylecount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman";} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:10.0pt; 	font-family:"Times New Roman"; 	mso-ansi-language:#0400; 	mso-fareast-language:#0400; 	mso-bidi-language:#0400;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;Siti Nurbaya. &lt;a style="font-style: italic;" href="http://www.4shared.com/file/148404584/a9b7ad75/Siti_Nurbaya_Kasih_Tak_Sampai.html"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Azab dan Sengsara.&lt;span style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a style="font-style: italic;" href="http://www.4shared.com/file/148410806/35ba6be5/Azab_dan_Sengsara.html"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Di Bawah Lindungan Ka'bah. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/148408441/3e7cc379/Di_Bawah_Lindungan_Kabah.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dari Perbendaraan Lama. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/155893820/1695e958/DARIPERBENDAHARAANLAMA__HAMKA.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Harimau-Harimau. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/155893353/cc88c1c4/Moctar_Lubis_HarimauHarimauTamat-Dewi_KZ.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sengsara Membawa Nikmat. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/155875655/b97b47a7/Sengsara_Membawa_Nikmat-TStSati.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ronggeng Dukuh Peruk. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/155888881/711c9ff5/Ronggeng_Dukuh_Paruk.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ketika Cermin Tak Lagi Jujur.&lt;span style="color: rgb(255, 255, 153);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.4shared.com/file/155898674/b110730f/Ketika_Cermin_Tak_Lagi_Jujur.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ayat-Ayat Cinta. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/148382663/a3088fa4/Novel_Ayat_Ayat_Cinta.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ketika Cinta Bertasbih 1. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/148375233/c6f17c55/Ketika_Cinta_Bertasbih_1.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ketika Cinta Bertasbih 2. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/148376917/ed4a9ac1/Ketika_Cinta_Bertasbih_2.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt; Di Atas Sajadah Cinta. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/148402579/75f592db/Di_Atas_Sajadah_Cinta.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pudarnya Pesona Cleopatra. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/155888636/612fe97/PudarnyaPesonaCleopatra.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Apartemen Yaqoubian. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/155871545/2d445fe8/Apartemen_Yaqoubian_tmt-DewiKZ.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Rembulan Di Mata Ibu. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/148380395/61313c3e/Asma_Nadia_-_Rembulan_di_Mata_Ibu.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sang Pemimpi. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/155871536/fb0c9895/Andrea_Hirata_Sang_Pemimpi_full.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cintaku Di Kampus Biru. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/155875642/3e04e345/Cintaku_di_Kampus_Biru.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Cinderella Jakarta. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/155871518/2e82d710/Cinderela_Jakarta-DewiKZ.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kapas-Kapas Di Langit. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/155875630/9f4b14ae/Kapas_Kapas_di_Langit-pipiet-senja.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dia Dalam Mimpi-Mimpi Rani. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/155875668/ece768d9/DIA_DALAM_MIMPI-MIMPI_RANI-KZ.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ketika Mas Gagah Pergi. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/148403534/d7944c07/Ketika_Mas_Gagah_Pergi.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kugapai Cintamu. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/155884700/8f48ddee/kugapai_cintamu.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Laskar Pelangi. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/155894143/4bc01c52/LASKAR_PELANGI.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Lintang Kemukus Dini Hari. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/155887972/362ca8e1/lintang-kemukus-dinihari.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;The Secret (Rahasia)&lt;span style="color: rgb(255, 255, 102);"&gt; &lt;a style="color: rgb(255, 255, 102);" href="http://www.4shared.com/document/aoUIctdR/thesecret.html"&gt;Download&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);"&gt;SASTRA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Mengenal Pujangga Nasional dan Puisi-Puisinya. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/155888328/fe7a203a/Mengenal_Pujangga_Nasional_dan_Puisi-puisinya.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(102, 255, 255);"&gt;LAGU&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Jangan Ganggu Aku Dulu, Mahkota. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/155947166/28e532a5/Mahkota__Jangan_Ganggu_aku_dulu.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jangan Menyerah, DMasif. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/155946994/f7dc799b/DMasiv_-_Jangan_Menyerah.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 153);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hanya Ingin Kau Tahu, Repvblik. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/156458131/238363e6/168_Repvblik_-_Hanya_Ingin_Kau_Tahu.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 51);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bersama Bintang, Drive. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/156456790/4a39b07b/143_Drive_-_Bersama_Bintang.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 51);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Bersamamu, Vierra. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/156474253/a987f7cd/Vierra-Bersamamu.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 51);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Suci Dalam Debu, Ikim. &lt;a href="http://www.4shared.com/file/156452954/641d8133/Iklim_-_Suci_Dalam_Debu.html"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(255, 255, 51);"&gt;Download&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a style="color: rgb(255, 255, 153);" href="http://www.4shared.com/file/139799889/a828834/POTO_2.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6590532185646576223-6599203025702627430?l=hadisutrisno.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/feeds/6599203025702627430/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2008/12/kahfi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/6599203025702627430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6590532185646576223/posts/default/6599203025702627430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://hadisutrisno.blogspot.com/2008/12/kahfi.html' title='Mau Download?'/><author><name>Hadi Sutrisno</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12512054880190412709</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='26' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_YKyPExvBBCk/SVhofcbc5tI/AAAAAAAAAAM/AdO4wmZ-w5o/S220/Hadi.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
